Manado, KOMENTAR.ID
Lambannya pengungkapan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar di SPBU Tateli mulai menuai sorotan publik. Meski kasus ini telah ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat perhatian masyarakat, hingga kini belum ada kejelasan mengenai hasil penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.
Kasus ini mencuat setelah muncul laporan warga terkait dugaan penyalahgunaan barcode BBM subsidi yang diduga digunakan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Informasi tersebut kemudian berkembang dengan adanya dugaan praktik pengisian solar subsidi yang tidak sesuai aturan di SPBU Tateli.
Publik pun mempertanyakan sejauh mana keseriusan Polresta Manado dalam menangani persoalan tersebut. Pasalnya, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi bukanlah perkara ringan karena menyangkut hak masyarakat serta berpotensi merugikan negara.
Meski Kasat Reskrim Polresta Manado dikabarkan telah menyatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, masyarakat menilai proses pengungkapan terkesan berjalan lambat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai pihak yang telah diperiksa maupun hasil sementara penyelidikan yang dapat menjawab keresahan publik.
Padahal, jajaran kepolisian sebelumnya pernah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Manado dengan menyita ratusan liter solar dan mengamankan pelaku. Rekam jejak tersebut membuat masyarakat berharap kasus di SPBU Tateli juga dapat segera dituntaskan secara transparan dan profesional.
Pengamat menilai, apabila dugaan ini benar terjadi, maka praktik tersebut tidak hanya merugikan negara tetapi juga masyarakat yang berhak memperoleh BBM subsidi. Karena itu, penanganan kasus harus dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
“Kini yang ditunggu publik bukan sekadar pernyataan bahwa kasus sedang diselidiki, melainkan langkah konkret dan hasil nyata dari penyelidikan tersebut,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap Polresta Manado mampu membuktikan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan BBM subsidi. Semakin lama kasus ini tidak menemukan titik terang, semakin besar pula pertanyaan publik terhadap efektivitas penegakan hukum dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi di wilayah Sulawesi Utara.
Kasus ini menjadi ujian bagi Polresta Manado untuk menjawab keraguan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum apabila terbukti terlibat dalam penyalahgunaan BBM subsidi.
[jhn]






