DRT Menuju Kursi Ketua DPRD Sangihe, ‘Perang Saudara’ di Pilkada Tinggal Selangkah ?

Tahuna, KOMENTAR.ID

Denny Roy Tampi (DRT) resmi menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kepulauan Sangihe periode 2026-2031, didampingi Sekretaris DPC, Erlando Silangen dan Bendahara Demsy Sumendap.

Selain menahkodai Banteng Moncong Putih, DRT juga sedang berproses menjadi Ketua DPRD Sangihe.

Penetapan sebagai Ketua DPRD Sangihe tertuang dalam surat keputusan bernomor 993/N/DPP/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 7 April 2026 dan ditandatangani Ketua Umum Megawati Sukarno Putri bersama Sekretris Umum Hasto Kristiyanto.

“SK DPP telah kami sampaikan ke DPRD Sangihe, dan mendapat respon positif dari pimpinan dewan. Dan dalam waktu dekat dewan akan menggelar rapat untuk persiapan tindak lanjutnya,” kata Denny dalam jumpa pers usai rapat internal DPC PDI Perjuangan Sangihe, Selasa (12/05/2026).

Sementara itu, isu DRT yang siap maju Bupati di Pilkada Sangihe kembali mencuat, pasca anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sangihe ini resmi menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe.

Isu ini juga ikut memicu lebih terbukanya peluang ‘perang saudara’ antara DRT dan sepupunya Michael Thungari (Nasdem), Bupati Sangihe saat ini, yang juga dikabarkan akan maju lagi pada Pilkada lima tahun mendatang.

DRT meski mengelak bersaing politik dengan sang adik (Michael Thungari), dengan alasan dirinya belum berpikir soal Pilkada, karena harus fokus mengurus partai, namun dia tidak bisa menghindar ketika partai menugaskannya untuk maju di pilkada.

“Untuk saat ini saya harus fokus mengurus partai, apalagi kita masih ada agenda konsolidasi organisasi. Tapi sebagai kader dan petugas partai, saya siap melaksanakan keputusan dan perintah partai, termasuk jika ada perintah partai untuk maju di pilkada,” ungkap Denny.

Pemerhati Politik Sangihe, Montesky Kawuka ketika dimintai tanggapannya, menilai jika langkah PDI Perjuangan melakukan perombakkan kepengurusan hingga target pergantian Ketua DPRD, kemungkinan besar tidak lepas dari adanya target-target besar partai baik di pemilu legislatif maupun di pilkada.

Begitu pun disentil soal isu DRT yang bakal maju Bupati kembali terangkat, menurut Montesky, itu sesuatu yang normatif dalam iklim politik, apalagi khusus pada dua Pilkada Sangihe terakhir, PDI Perjuangan dua kali kalah, hingga butuh amunisi baru untuk kembali merebut kekuasaan.

Terlepas soal isu DRT, menurut mantan Sekretaris Banteng Muda Indoneisa (BMI) Sangihe ini, tampilnya Denny dalam jajaran elit partai dan pimpinan dewan, harus diakui menjadi sebuah langkah strategis PDI Perjuangan mempersiapkan diri diajang kompetisi politik, termasuk langkah nyata partai dalam meraih target maksimal di pemilu legislatif maupun target menang di pilkada.

“Saya kira normatif saja jika ada isu pak DRT siap maju Bupati, beliau saat ini sudah jadi ketua partai besar dan diorbit jadi ketua DPRD. Bahkan ada kemungkinan besar justru isu ini akan jadi fakta politik kedepan, apalagi pak DRT sangat siap dari sisi finansial,”ucap Montesky.

“Atau jangan-jangan pak DRT memang sudah disiapkan bertarung di pilkada, karena bisa saja PDI Perjuangan dari jauh hari telah mempersiapkan para kadernya yang siap tampil, termasuk salah satunya pak DRT,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sangihe, Erlando Silangen dalam jumpa pers menjelaskan soal adanya pergantian pengurus DPC dan Ketua DPRD. Menurut Erlando, hal itu sudah menjadi agenda partai dan target khusus kedepan.

“Jadi memang sudah jadi agenda partai soal pergantian pengurus DPC dan penggantian ketua DPRD, sebab hal ini tidak hanya di Sangihe, tapi terjadi pada sembilan kabupaten/kota di Sulut, dan untuk saat ini baru dilaksanakan pada lima kabupaten kota, termasuk Sangihe,” jelas Erlando. {PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts