Bantah Bawa Nama Kapolda Sulut, Egeten: Saya Tidak Dilokasi PT HWR

Manado, KOMENTAR.ID

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, ME alias Egeten, membantah tuduhan bahwa dirinya membawa nama Kapolda Sulawesi Utara juga tidak berkunjung ke PT Hakian Wellem Rumansi (HWR).

Read More

Pengakuannya kepada wartawan, Egeten menegaskan bahwa dua orang yang datang ke PT HWR bukanlah anak buahnya.

“Saya memang mengenal mereka, tetapi mereka bukan anak buah saya, apalagi utusan saya. Dan terkait tuduhan bahwa saya membawa nama Kapolda, itu tidak benar,” ujarnya pada Senin, 3 Maret 2025.

Egeten menjelaskan bahwa kedua orang tersebut hanya teman. Sebelum berkunjung ke PT HWR, mereka sempat berkonsultasi dengannya untuk meminta pendapat.

Dua orang itu mendatangi PT HWR dengan tujuan meminta atau membeli limbah hasil pengolahan emas untuk diolah kembali. Kunjungan mereka murni untuk kepentingan bisnis, tanpa motif lain.

“Saya hanya menyarankan agar mereka mengikuti prosedur yang berlaku jika ingin berkunjung,” katanya.

Lebih lanjut, menurut keterangan yang ia terima, setibanya di lokasi, kedua orang tersebut tidak pernah mengaku sebagai anggota Polda Sulut. Saat mengisi buku tamu, mereka hanya mencantumkan nama dan nomor telepon.

“Keduanya diterima dengan baik oleh pihak PT HWR, dan pembicaraan juga berjalan dengan baik. Jadi, tidak ada masalah,” tambahnya.

Terkait isu yang beredar bahwa kedua orang tersebut berasal dari Polda dan mencatut nama Kapolda, hal ini telah dibantah. Dalam pertemuan di sebuah kafe MM Juice, seorang pihak yang terlibat dalam klarifikasi menyatakan bahwa dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda.

“Saya telah melakukan klarifikasi kepada Pak Kapolda, dan isu bahwa kedua teman tersebut berasal dari Polda serta mencatut nama beliau tidak benar. Pak Kapolda juga telah mengetahui permasalahan ini, dan atas sepengetahuan beliau, saya hadir untuk melakukan klarifikasi dengan perwakilan PT HWR,” ujarnya.

“Dalam pertemuan tersebut, saya hanya berbicara seperti biasa dan tidak pernah membawa-bawa nama Kapolda Sulut,” tegasnya.

Ia mengaku terkejut saat muncul pemberitaan yang menuduhnya mencatut nama Kapolda.

“Saya kaget mendengar berita itu. Ini adalah klarifikasi saya agar tidak ada fitnah,” pungkasnya.

[jhn]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts