JAKARTA – Kabar tidak mengenakan dating dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Hakim Anwar Usman yang dijadwalkan akan menyidangi lusinan gugatan Pilkada, terjatuh dan harus dilarikan rumah sakit. Anwar Usman sebenarnya berada di Panel 3 bersama dua Hakim Konstitusi lainnya yang akan menyidangi PHPU Pilkada Manado dan PHPU Kota Tomohon. Sidang perdana Panel 3 yang menyidangkan perkara perselisihan hasil pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota atau sengketa (PHPU) Pilkada 2024 terpaksa dijadwalkan ulang karena Usman dirawat di rumah sakit. Dua dari belasan PHPU yang harus disidangkan yakni Gugatan Paslon Walikota Tomohon Wenny Lumentut – Michael Mait (WLMM) dan Paslon Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi – Ivan Lumentut (IMBA-IVAN).Hakim Konstitusi sekaligus Juru Bicara MK Enny Nurbaningsih saat ditemui di Media Center MK, Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa kondisi kesehatan Anwar Usman sedang diobservasi akibat terjatuh. Namun, Enny tidak memerinci penyebab terjatuhnya Anwar Usman.”Pada pagi hari ini, sedianya semuanya pukul 08.00 WIB, itu ada sidang panel satu, panel dia, dan panel tiga, sedianya begitu. Akan tetapi, untuk panel tiga pada persidangan hari ini, terpaksa harus dilakukan reschedule (jadwal ulang, red.) karena kondisi dari Pak Anwar itu kemarin jatuh dan harus diopname,” kata Enny.Sidang sesi pertama di Panel 3 yang sedianya dijadwalkan pada hari Rabu pukul 08.00 WIB diundur menjadi pukul 14.00 WIB. Sementara itu, sidang sesi kedua dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.Panel tiga tersebut diketuai oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat dengan didampingi Enny Nurbaningsih dan Anwar Usman.Menurut Enny, sidang panel harus dihadiri secara langsung oleh tiga hakim konstitusi.Karena kuorum tidak terpenuhi akibat Anwar Usman sakit, Mahkamah memutuskan untuk mengganti sementara posisinya dengan hakim konstitusi lain yang sedang tidak bersidang.”Tetap harus tiga hakim, tidak boleh kemudian jadi dua hakim. Itu kondisinya. Menunggu mereka (hakim konstitusi yang lain) off (luang, red.) Dahulu satu, baru ditarik ke panel tiga. Jadi, ada hakim yang kami pinjam. Ibaratnya begitu,” jelas dia.Metode itu akan dilakukan sampai Anwar Usman pulih.”Jadi, kami melakukan selang-seling posisi sementara ini sampai beliau nanti mudah-mudahan bisa segera sembuh pulih, bisa bersidang sebagaimana jadwal yang sudah kami tentukan,” imbuh Enny.Diketahui bahwa MK mulai menyidangkan perkara sengketa Pilkada 2024 pada Rabu pagi. Sidang perdana dengan agenda pemeriksaan pendahuluan untuk mendengarkan permohonan para pemohon.Sidang dilaksanakan dengan metode panel. Panel satu diketuai Suhartoyo didampingi Daniel Yusmic Foekh dan Guntur Hamzah, panel dua diketuai Saldi Isra didampingi Ridwan Mansyur dan Arsul Sani, serta panel tiga diketuai Arief Hidayat didampingi Anwar Usman dan Enny Nurbaningsih.Berdasarkan Peraturan MK Nomor 14 Tahun 2024, sidang pemeriksaan pendahuluan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8–16 Januari 2024. Sementara itu, sidang dengan agenda mendengarkan jawaban KPU selaku pihak termohon, keterangan pihak terkait, dan keterangan Bawaslu, akan digelar pada tanggal 17 Januari–4 Februari 2025.MK pun telah meregistrasi sebanyak 310 perkara sengketa Pilkada 2024. Jumlah tersebut terdiri atas 23 perkara terkait dengan sengketa hasil pemilihan gubernur, 238 perkara bupati, dan 49 perkara wali kota.Melansir laman Mahkamah Konstitusi, Panes 3 akan menyidangi PHPUProvinsi1. Kalimantan Tengah2. Kalimantan Timur3. Maluku Utara4. Papua Selatan5. Sulawesi Tengah Kota1. Banjarbaru2. Gorontalo3. Makassar4. Manado5. Pagar Alam6. Palembang7. Palu8. Parepare9. Pekanbaru10. Pematangsiantar11. Sabang12. Sorong13. TomohonKabupaten1. Aceh Timur2. Alor3. Asmat4. Banggai Kepulauan5. Belu6. Bolaang Mongondow 7. Bolaang Mongondow Selatan8. Bolaang Mongondow Timur9. Bone Bolango10. Bondowoso11. Bulukumba12. Buol






