Minut, KOMENTAR.ID
Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah komando Bupati Joune JE Ganda SE MAP MSi MM dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung SH MH (JGKWL), kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah dengan progres investasi terbaik di Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan, tak tanggung-tanggung JGKWL mampu membawa bumi Klabat mengungguli Kota Manado dan Kota Bitung dalam hal realisasi investasi triwulan III.
Data yang diterima media ini menyebutkan, realisasi investasi Kabupaten Minut tahun 2022 menempati posisi nomor 1 di Sulut dengan capaian Rp2,43 triliun.
Bupati Joune Ganda menilai bahwa capaian ini tak lepas dari dukungan semua elemen masyarakat terhadap setiap upaya yang dituangkan lewat program JGKWL.
“Ini juga tak lepas dari peran Pak Gubernur (Olly Dondokambey) yang terus mensupport pengembangan Kabupaten Minahasa Utara, khususnya Likupang sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Indonesia,” kata Bupati yang akrab juga disapa JG ini.
Dikatakannya lagi, DPSP Likupang telah memberi magnet khusus kepada para investor sehingga boleh berinvestasi di tanah Tonsea.
“Dan itu telah dibuktikan dengan capaian realisasi kita tahun 2022 kemarin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Minut, Jack Paruntu, menguraikan, pencapaian investasi Kabupaten Minut triwulan I hingga triwulan IV tahun 2022 sebesar Rp2.436.612.000.000 terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) Rp.944.184.000.000 dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp.1.492.428.000.000.
“Baik PMA dan PMDN naik sebesar 26,53 persen atau peningkatan realisasi sebesar Rp510.870.050.000 dari tahun sebelumnya, sebagai pembanding tahun 2021 realisasi Investasi sebesar Rp.1.925.741.950.000,” terangnya.
Hebatnya lagi, sambung dia, realisasi ini melewati target dari BKPM Kementerian Investasi yaitu Rp2.400.000.000.000.
“Dengan kata lain, presentase capaian 101,53 persen dan target RPJMD Minut yaitu Rp.1.312.000.000.000 dengan presentase capaian 185,72 persen,” terangnya.
Ia pun berharap capaian ini akan terus ditingkatkan sehingga Kabupaten Minahasa Utara semakin maju serta sejahtera.
“Sesuai arahan Pak Bupati, kita terus diingatkan agar membangun sinergitas dengan Pemerintah Pusat serta Pemerintah Provinsi sehingga setiap program dan terobosan yang sudah dibuat, akan terealisasi sebagaimana diharapkan,” tuturnya.
Adapun salah satu langkah yang diambil adalah dengan melakukan pendampingan pengisian LKPM bagi pelaku usaha serta memprioritaskan pemantauan LKPM di sektor perumahan, pertambangan dan perusahaan besar dan Kawasan Ekonomi Khusus Likupang.
“Sekali lagi, ini tidak akan maksimal tanpa support dari semua elemen masyarakat,” kuncinya.
[***/ein]






