Manado, KOMENTAR.ID
Langkah Polres Minahasa Tenggara memitigasi potensi konflik dan menjaga keamanan di daerah yang nyaris penuh dengan aktivitas pertambangan mendapat apresiasi dari Brigade Nusa Utara Indonesia (BNUI). Polisi dinilai optimal sekalipun dalam situasi tertentu kerap muncul riak di masyarakat karena kepentingan dan kebutuhan hidup.
“Tidak mudah memastikan keamanan di daerah yang nyaris penuh dengan aktivitas pertambangan. Ancaman konflik sosial itu kadang muncul dalam situasi tak terduga. Tapi kami apresiasi pendekatan polisi ke masyarakat dalam konteks memitigasi potensi konflik,” ujar Ketua BNUI Stenly Sendow SH, Kamis (29/5/2025) siang.
Situasi Mitra pada umumnya menurut Sendow cukup terkendali dan sudah aman damai khususnya di wilayah Ratatotok.
Kasat Reskrim Polres Mitra Iptu Lutfi Pratama berharap, seluruh elemen masyarakat Sulut baik LSM, ormas maupun pemerintahan terbawah sekalipun proaktif mencegah potensi keributan agar masyarakat dapat bekerja dengan nyaman. Polisi sejauh ini sudah bekerja maksimal, hanya saja butuh dukungan elemen masyarakat Sulut khususnya Minahasa Tenggara.

“Dalam kondisi perekonomian yang masih susah, marilah kita saling menjaga suasana nyaman, damai dan tentram. Kami terus berkomitmen menjaga kenyamanan kerja masyarakat Mitra. Karena bekerja dalam kondisi yang aman hasilnya lebih optimal,” pesan Lutfi. (kim/stl)






