Manado, KOMENTAR.ID
Wakil Ketua Pengadilan Negeri (WKPN) Manado, I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara SH MH promosi masih (lagi) dengan jabatan WKPN bertugas di Pontianak – Kalimantan Barat, dalam pengantar tugas, Jumat (8/11/2024) di ruang Prof.DR Muhammad Hatta Ali, SH MH, PN Manado.
WKPN I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara SH MH di PN Manado, Masuk bertugas tanggal 18 Januari 2024, kurang lebih sepuluh bulan lamanya, kini dirinya ditempatkan ke Pontianak – Kalimantan Barat, yang adalah juga tempat kelahirannya.Selama di PN Manado, Hakim I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara berkolaborasi dengan Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Indrawan SH MH.
Dengan adanya perubahan perubahan di PN Manado, yakni pelayanan satu pintu dan pelayanan persidangan dengan pelayanan sudah berbasis Aplikasi Informasi dan Teknologi.
“Selama disini kolaborasi dengan pak Ketua PN (Indrawan, red) luar biasa. Dalam jangka waktu yang cukup singkat, kami (KPN & WKPN) bisa berbuat sesuatu untuk PN Manado yang kami cintai ini,” ujar WKPN yang awal karirnya, tes calon hakim (cakim) di Departemen Kehakiman sekarang Kantor Departemen Hukum & HAM , dan lulus cakim lantas ditempatkan di Bangli – Bali.
“Pelayanan terpadu satu pintu secara online, maupun pelayanan persidangan secara online. Jadi para pencari keadilan, tidak susah susah lagi, setiap datang ke PN menunggu persidangan. Dengan aplikasi yang ada pada pihak datang ambil antrian dan akan mendapat verifikasi jika kedua belah pihak sudah hadir/datang,” ungkap WKPN yang pertama kali diangkat jadi hakim bertugas di PN Dompu – NTB.
Dan pencapaian KPN Indrawan SH MH dan WKPN I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara SH MH, “Prestasi akreditasi penjaminan mutu, dinyatakan baik dari administrasinya, dan dari sisi pelaksanan perkara pidana melalui elektronik, berkas pidana secara terpadu mendapat peringkat I (Satu) secara nasional untuk perkara 1001-2000. Dan Posbakum PN Manado sudah masuk lima besar.
Ini berkat kerjasama semua, tidak hanya saya, pak ketua, panitera, Sekretaris tapi seluruh keluarga besar PN Manado sehingga PN ini bisa berubah sedikit demi sedikit,” tambah WKPN yang juga pernah bertugas di Mamuju- Sulbar, PN Limboto – Gorontalo, PN Palu sebagai WKPN dan WKPN di PN Kepl.Kepri – Riau.
Hakim I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara, juga pernah menjabat sebagai Ketua PN Ngabang – Kalbar dan bermohon untuk tidak melanjutkan lagi sebagai KPN karena orang tua kena stroke, mengundurkan diri dan ditempatkan sebagai hakim biasa di PN klas IA, Watampone – Sulsel.
Dan dipromosikan jadi WKPN di PN klas IB, PN Bangkinang – Riau dan dari sebagai Wakil dipromosikan jadi Ketua PN. Yang kemudian ikut Fit dan Proper test untuk PN Klas IA, dan ditempatkan sebagai WKPN di PN Manado.
“Karena situasional juga kembali ke tempat kelahiran Pontianak , karena istri (Ny.Andi Mulfadyanti Dewa, red) berpulang pada tanggal 4 Mei . Anak saya perempuan semua, yang saya titipkan ke orang tua dan adik saya. Pulang kampung ada tiga anak saya, harus saya perhatikan psikologisnya.” Kunci Hakim I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara.
[Serly]






