Tahuna, KOMENTAR.ID
Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Tamuntuan tercatat sebagai perempuan pertama pemimpin Sangihe pasca ia dilantik menahkodai Sangihe tanggal 22 Mei 2022 menggantikan Bupati definitif Jabes Ezar Gaghana yang habis jabatannya periode 2017-2022.
Meski mampu menoreh sejarah sebagai pemimpin wanita di wilayah kepulauan dan kawasan perbatasan Indonesia-Philipina, sosok perempuan berlatar belakang pendidikan dokter ini dalam memimpin Sangihe tidaklah mulus dan nyaman.
Rinny bahkan langsung menuai sorotan masyarakat dan berbagai elemen daerah diawal-awal kepemimpinannya.
Dan sorotan yang cukup menohok yang juga sempat diviralkan di Media Sosial Facebook tak lain soal seringnya wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara ini melakukan tugas luar daerah atau istilah media biasa disebut ‘jalan-jalan’
Lalu apakah benar Rinny memang hobi ‘jalan-jalan’ selang kepemimpinannya yang tergolong singkat baru satu semester, ataukah apa itu hanya sebuah isu yang sengaja dihembus ketika ada pemimpin baru di Sangihe ?.
Jawabannya tentunya harus sesuai realita, sebab Rinny memang sering melaksanakan tugas luar daerah, bahkan tak jarang ia memboyong sejumlah pejabat untuk mendampingan hal-hal teknis takala menyambangi sejumlah kementerian di Jakarta.
Bahkan soal tugas luar daerah ini Rinny telah mengklarifikasinya saat jumpa pers dengan kalangan wartawan beberapa waktu lalu, dimana ditegaskan soal bepergian keluar daerah disebabkan banyaknya tanggung jawab yang harus diemban, apalagi posisinya juga masih menjabat sebagai Kadis Sosial Pemprov Sulut.
“Memang jadwal saya cukup padat sebagai Pj. Bupati sebab masih ada tanggung jawab selaku kadis sosial provinsi, termasuk saya sering melakukan pendampingan beberapa kegiatan Gubernur, sehingga waktu saya mau tak mau terbagi,”ungkap Rinny
Namun disisi lain, terlepas sorotan yang menerpa dirinya, entah apakah itu benar atau tidak, pada akhirnya Rinny sendirilah yang menjawab, yang tentunya jawaban tidak sekedar lewat klarifikasinya saat jumpa pers, tapi lebih dari pada itu adanya pengakuan resmi tentang progres dan perkembangan daerah selang Sangihe dipimpinnya.
Dan progres perkembangan Sangihe selang kepemimpinan Rinny dapat duraikan sebagai berikut, pertama kinerja Rinny sendiri selaku Pj Bupati yang mampu menembus 5 besar urutan Penjabat Bupati terbaik se-Indonesia hasil penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang setiap triwulan wajib mengevaluasi kinerja Penjabat Bupati maupun Penjabat Gubernur se-Indonesia.
Kemudian untuk tahun 2023 yang juga merupakan bagian dari jawaban ‘Jalan-jalan’ tadi, lewat lobi langsung Rinny ke pusat, Sangihe akan memperoleh dana kurang lebih Rp 4 miliyar untuk pengembambangan pelabuhan Tahuna.
Selain itu di tahun 2023 pusat siap mengucurkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan gedung perpustakaan daerah dalam rangka peningkatan kualitas SDM putra-putri Sangihe.
Khusus dibidang kesehatan Pusat juga telah menyiapkan anggaran yang besar sekitar Rp 200 miliyar guna membiayai pembangunan Rumah Sakit Umun Pratama di wilayah Sangihe Selatan serta membiayai kebutuhan puskesmas-puskesmas.
Selanjutnya ada hal yang urgen dalam bidang kesehatan yang selama ini sudah menjadi momok yang menakutkan di daerah, yakni jumlah penderita Stunting Sangihe yang mampu menembus 300-san kasus yang notabene ikut menjadikan Sangihe diurutan teratas jumlah penderita Stunting terbanyak di Sulawesi Utara.
Ditangan Rinny kasus Stunting ini secara bertahap hanya dalam waktu dua triwulan telah mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni dari 300-san kasus turun 60 kasus.
Sementara itu disepanjang tahun 2022 pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, dianugerahi penghargaan atas prestasi yang boleh diraih, yaitu :
1. Dengan sinergitas yang terbangun antara Pemerintah Daerah dan FKUB dalam melaksanakan berbagai program merawat kerukunan agama di Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka Pemerintah Pusat kembali memberikan apresiasi melalui Penghargaan “Harmony Award” sebagai salah satu Daerah dan FKUB terukun se-Indonesia;
2. Menerima penghargaan Pemenang Pertama Tingkat Nasional Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Terbaik dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Kategori Rumah Sakit Tipe D Pratama dalam BPJS Award 2022 bagi Rumah Sakit Umum Liung Paduli;
3. Peningkatan SDM Kesehatan ditunjukkan antara lain dengan diterimanya Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2022 dengan Kategori Dokter Gigi Puskesmas Pengabdian di Wilayah Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) atas nama Dokter Gigi Ira Aling, MARS dan penghargaan Tenaga Kesehatan Tingkat Provinsi kategori Apoteker Teladan Tahun 2022 atas nama Apoteker Evanalita Sasiang, S.Si, Apt;
4. Penghargaan Sekolah Sehat Tingkat Provinsi sebagai Pemenang Pertama jenjang SD yakni SD GMIST Petra Manganitu dan sebagai Pemenang Pertama jenjang SMP yakni SMP Negeri 1 Tahuna.
5. Penghargaan dalam Anugerah Pendidikan Indonesia (API) Ikatan Guru Indonesia (IGI) tahun 2022 atas perhatian dedikasi kontribusi dan peran aktif Kepala Daerah dalam meningkatkan kompetensi guru dan pendidikan;
6. Penghargaan Perempuan Sulawesi Utara Berprestasi Tahun 2022 dari International Human Resources development program (IHRDP Foundation);
7. Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Tahun 2022 dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
Pada akhirnya, dibalik catatan khusus ini, nantinya masyarakat sendiri yang bisa menilai sejauh mana kinerja Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Tamuntuan dalam memimpin Sangihe, termasuk kinerja dari Rinny sendiri juga akan menentukan langkah berikut, entah dia akan melanjutkan tugas di perbatasan ini atau tidak. {Verry Bawoleh}






