Viral! Kucing Mati Usai Suntikan di Tempat Pengobatan Hewan, Warganet Soroti Dugaan Kelalaian: “Sebelum Dibawa Masih Ceria”

Minut, KOMENTAR.ID

Kesedihan mendalam disuarakan seorang warga Minahasa Utara lewat sebuah unggahan emosional di grup media sosial Sulut Viral. Ia membagikan pengalaman pahit kehilangan kucing anggora kesayangannya setelah menjalani suntikan di salah satu tempat pengobatan hewan di Kecamatan Airmadidi.

Read More

Unggahan tersebut dibuka dengan permintaan maaf kepada pembaca, mengingat isi cerita yang mengandung kesedihan mendalam. “Sebelumnya maaf untuk yang baca mungkin merasa terganggu dengan postingan ini… hanya mau share pengalaman pedih yang dialami kemarin,” tulis akun tersebut.

Menurut penuturan pemilik, kucing kesayangannya dalam keadaan masih bisa beraktivitas sebelum dibawa ke klinik. Ia tampak ceria, manja, dan masih memiliki semangat hidup. Namun, usai disuntik, kondisinya justru menurun drastis.

“DENGAN MAU BUANG AIR KECIL SAJA DIA SO NDA BISA BERDIRI,” lanjutnya dalam tulisan bernada marah dan penuh duka. Pemilik mengaku hanya ingin kucingnya sembuh, namun yang didapat adalah penyesalan mendalam. Beberapa jam setelah tindakan medis itu, kucingnya menghembuskan napas terakhir.

Postingan ini viral dan menuai ratusan komentar di grup Sulut Viral. Meski tidak menyebutkan langsung nama tempat klinik, sebagian besar komentar warganet mengarahkan opini ke tempat yang disebut-sebut sebagai Bona Pet Care di Airmadidi. Beberapa pengguna bahkan mengaku memiliki pengalaman serupa, sementara yang lain mendesak perlunya evaluasi terhadap layanan medis hewan di wilayah tersebut.

Tragedi ini memicu sorotan serius terhadap mekanisme perlindungan konsumen di sektor layanan kesehatan hewan. Dalam transaksi jasa seperti ini, pelanggan memiliki hak atas informasi yang jelas mengenai tindakan medis yang diberikan, termasuk risiko dari suntikan atau obat-obatan yang digunakan.

“Suntik saja kucing masih beraktivitas… tapi setelah itu langsung lemah dan akhirnya mati,” ungkap keluarga dalam narasi penuh emosi. “Ini pelajaran. Mulai sekarang, lebih hati-hati dan harus tahu dulu apa yang disuntik. Jangan hanya percaya karena tempatnya terlihat meyakinkan.”

Pakar hukum konsumen menyebut bahwa setiap penyedia jasa medis—baik untuk manusia maupun hewan—wajib memberikan penjelasan sebelum tindakan dilakukan. Ketidakhadiran penjelasan dapat dianggap sebagai pengabaian hak konsumen.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi dari pihak Bona Pet Care selaku klinik yang disebut-sebut dalam komentar netizen. Namun tekanan publik melalui media sosial kini makin kuat. Masyarakat meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulawesi Utara turun tangan untuk menyelidiki kasus ini dan mendorong adanya regulasi layanan yang lebih profesional dan akuntabel.

“Kami luapkan emosi karena memang sayang sekali. Kucing itu bukan hanya peliharaan, tapi keluarga. Kami hanya ingin keadilan dan agar tidak ada lagi yang mengalami kehilangan seperti kami,” tutup pemilik kucing dalam postingannya.

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts