Tahuna, KOMENTAR.ID
Miris kondisi jaringan SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) Kepulauan Sangihe, sudah dua pekan lebih fasilitas pencairan anggaran kas daerah tersebut lumpuh.
Sistim keuangan seperti ini otomatis jadi krusial, sebab tidak hanya urusan keuangan pemerintah daerah yang terkatung-katung, perekonomian warga di perbatasan Indonesia-Filipina juga terancam lumpuh mengingat peran sumber anggaran pemerintah daerah sangat dominan dalam menopang perekonomian warga.
Yang memprihatinkan, untuk mengatasi masalah ini, Pemkab Sangihe telah menyampaikan surat resmi kepada Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) untuk meminta penjelasan sekaligus solusi atas permasalahan tersebut, namun hingga saat ini Pusdatin terkesan ‘mengabaikannya” termasuk kurang peka pada masalah di perbatasan.
“Benar Pemkab Sangihe telah menyurati Pusdatin, tapi SIPD sampai saat ini belum jadi. Mohon masyarakat bersabar,”ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sangihe, Cherry W. Londo dikonfirmasi pada Selasa (31/03/2026).
Cherry juga tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya, sebab jika gangguan ini berlarut-larut dapat berdampak pada penyerapan anggaran daerah, sebab proses pencairan dana tidak dapat dilakukan tanpa keberadaan rekening operasional pengeluaran dalam sistem.
Sementara itu, Darwis Sasela, Ketua Tim Investigasi Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara (LPPN) Republik Indonesia, meminta Pemerintah Pusat jangan mengabaikan masalah SIPD Kabupaten Sangihe, yang notabene wilayah kepulauan dan juga zona perbatasan antar negara.
“Kami minta Pemerintah Pusat melalui Pusdatin mampu atasi masalah SIPD Sangihe, jangan biarkan kami di perbatasan terkatung-katung oleh jaringan sistim yang lemah seperti ini,” tegas Darwis.
Lelaki plontos yang getol mengkritisi perkembangan daerah, juga meminta Pemprov Sulut, dibawah komando Gubernur Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, (YSK), jangan tinggal diam atas masalah SIPD Pemkab Sangihe, apalagi pada Pilkada lalu YSK menang telak di Sangihe, meski sejak dilantik, YSK tidak pernah mengunjungi perbatasan, khususnya Kepulauan Sangihe.
“Kami juga meminta Pemprov Sulut memperhatikan masalah di Sangihe ini, dan juga sangat berharap Pak Gubernur dapat memfasilitasinya, sebab sudah dua pekan lebih gangguan SIPD sangat mempengaruhi perputaran ekomomi di perbatasan,” ungkap Darwis.{PeyKID}






