Uang Negara Ratusan Miliar Hangus di Ruas Amurang – Bolmut, Kualitas Jalan Mirip Isi Kepala Pejabat Satker BPJN XV

Salah satu titik jalan berlubang di Bolmong, hasil kerja pejabat Satker BPJN Sulut.

Manado, KOMENTAR.ID – Kualitas kerja para PPK dan Satker BPJN benar – benar di titik terendah. Itu terlihat pada kondisi jalanan rusak dan berlubang yang menjadi otoritas pengelolaan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV Manado. Ruas jalan Amurang, Minsel – Kotamobagu dan Amurang – Bolmong Utara yang adalah yang terparah. Mirip isi kepala pejabat Satker dan PPK BPJN menurut warga yang melintasi ruas itu. Satker dan PPK sepertinya sedang menikmati kondisi jalan yang amat rawan kecelakaan. Jalan berlubang yang nyaris mungkin menguburkan seekor kucing tampak bertebaran sepanjang Amurang menuju Bolmut. Titik yang terparah ada di Kabupaten Bolmong.

Sejumlah aktivis antikorupsi mengecam kinerja pejabat Satker yang tidak jelas memerhatikan pemeliharaan jalan.

“Sudah waktunya pemerintahan era Prabowo Subianto ganti semua PPK dan Satker di BPJN. Ini tidak bisa ditolerir sama sekali. Banyak uang Negara terpakai di ruang jalan ini tapi hasilnya malah mengancam nyaw pengendara kendaraan bermotor,” kritik Harianto, aktivis Rakyat Antikorupsi (RAKO) Sulut ketika dimintai tanggapan, Rabu siang di Manado.

Contoh paling jelas yaitu di ruas jalan dari Poigar Bolmong menuju Jembatan Kaya, kondisinya cukup memprihatinkan. Ironisnya, menjelang ramadhan, wilayah ini dihiasi kolam buatan BPJN. Apakah ini yang termasuk jalan kelas bintang 5?

Terkait jalan Nasional kelas bintang 5 ini diucapkan Kepala Balai Handayani ketika pertama kali datang ke BPJN XV.

Sebelumnya, dalam sebuah kesempatan, Kepala BPJN XV Handayani menyebut persoalan jalan rusak akan langsung disikapi khususnya di wilayah kerjanya.

Ia pun mengatakan pembangunan jalan di daerah Sulawesi Utara sudah mencapai 98 persen. Sisa dari presentase tersebut masih harus diperbaiki dan dilakukan pemeliharaan.

Kepala BPJN berkeinginan akan menciptakan Jalan Nasional yg ada di Sulut layak Hotel dengan kategori Bintang satu sampai bintang Lima.

“Untuk pengerjaan jalan rusak di perbaiki sesuai kewenangan, yang bergaris kuning adalah jalan nasional. Masyarakat pun bisa langsung menyampaikan keluhan terkait jalan rusak dan akan langsung disikapi,” ujarnya

Sementara dari data pihak kepolisian maupun dinas perhubungan, kecelakaan dari sejumlah pengendara kendaraan roda dua dan empat beberapa diantaranya terjadi akibat kerusakan jalan, sehingga kondisi ini pun dimintakan berhati-hati saat akan melewati jalur dengan kondisi jalan rusak. (Tn Kamrin)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts