
Manado, KOMENTAR.ID
Kritikan AKB Netty Siagian yang menyerang Sekretaris Kabinet Mayor Teddy membuat heboh jagat maya. Terlebih sindiran itu dipapar langsung AKBP Netty dalam potongan video yang dibagikan akun Instagram @paskisanya19. Netty mengkritik sikap Mayor Teddy ketika dirinya berada di dekat Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto. Polwan itu menuliskan kalimat sederhana yang menyinggung Mayor Teddy, yakni ‘sudah lupa daratan’.Kalimat ini seolah dituliskan karena posisi foto Mayor Teddy yang dianggap tidak sopan.Sontak sikap Netty menjadi perhatian publik tanah air yang mengenal sepak terjang Mayor Teddy.Salah satu aktivis yang tidak sepakat dengan pernyataan AKBP Netty adalah Hendra Jacob. Menurut Hendra, kritikan AKBP Netty tidak lebih dari upaya mencari popularitas.”Itu dompleng popularitas karena memang yang populer saat ini cuma Mayor Teddy, bukan AKBP Netty,” ungkap Hendra Jacob.Kata dia, tidak asal hal krusial yang berkaitan dengan tatakrama Mayor Teddy saat mendekati Panglima TNI. Sebagai pejabat Negara, posisi Teddy di momentum itu masih dalam hal normal.”Persoalannya, si Netty melihat dari kacamata primordialis. Bawa Teddy barang harus menunduk depan Panglima TNI sebagaimana tradisi dan etika di institusi. Padahal itu bukan etika dasar di lingkaran kementerian atau pejabat Negara,” jelas Hendra Jacob, Senin di Manado.Lebih dari itu, Hendra menilai, ada kemungkinan AKBP Netty tidak bisa membangun personal branded sehingga terpaksa menumpang pada popularitas Mayor Teddy.”Orang yang tiba-tiba nyundul orang lain biasanya berkaitan dengan upaya memburu popularitas. Apalagi Mayor Teddy punya personal branded, yang tinggi dan populer se-tanah air. Apalagi memiliki jabatan di usia muda dan mempunyai rekam jejak kinerja baik. Saya kira AKBP Netty ambil cermin dulu dan berkaca,” jelas Hendra Jacob.AKBP Netty memiliki nama lengkap AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.H., M.M.Ia merupakan istri dari Brigadir Jenderal atau Brigjen Pol Puji Santosa, Karorenmin Stamaops Polri.
Saat ini AKBP Netty menjabat sebagai Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.Sebelum bertugas di Polda Metro Jaya, AKBP Netty adalah Kapolsek Sunda Kalapa, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara pada tahun 2018 lalu.AKBP Netty pernah meraih predikat cumlaude saat dirinya meraih gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum.Prestasinya pun terbilang bagus, ia diketahui pernah mendapatkan penghargaan “Indonesia Women Exellence Award 2021” di ajang Indonesia Award Magazine.
“Sayang sekali seorang AKBP bukanya menunjukkan prestasi kerja tapi malah sibuk mengeritik tata sopan santun seseorang yang dia sendiri tidak paham situasi dan kondisi saat itu,” pungkas Hendra Jacob. (Kim)






