Milenial Golkar Ini Masuk Dapil Neraka, Diinternal Saja Punya Saiber Dua Incumbent Dan Caleg Mantan Bupati

Tahuna, KOMENTAR.ID

Partai Golkar Sangihe punya sejumlah Caleg muda potensial yang akan bertarung pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, salah satunya Marfein Hontong, pengusaha muda asal Kecamatan Manganitu.

Namun meski tergolong Caleg mileneal, Marfein harus bertarung di Dapil Satu meliputi wilayah Tahuna-Manganitu, yang juga disebut Dapil Neraka.

Tak hanya itu, sederet caleg senior potensial diinternal Golkar juga bakal menjadi saingan berat (Saiber) Marfein, seperti mantan Bupati Sangihe Jabes Gaghana yang juga ketua DPD II Golkar Sangihe serta dua incumbent Josephus Kakondo (Ketua DPRD Sangihe) dan George Tampi (Sekretaris Fraksi Golkar)

Marfein sendiri saat kongkow-kongkow dengan sejumlah insan pers, mengaku sudah siap tempur meski harus berjibaku dengan para seniornya di Dapil neraka.

“Saya sudah mempersiapkan diri ketika terpanggil untuk ikut Pileg, apalagi ada dorongan orang tua, keluarga dan kerabat dekat. Urusan nanti jika terpilih atau tidak terpilih, saya serahkan semuanya Kepada Yang Maha Kuasa,” ungkap pria kelahiran 32 tahun lalu.

Ada hal menarik jadi alasan Marfein untuk ikut Pileg, yakni keinginan besarnya untuk dapat membantu masyarakat, lebih khusus dalam menyerap aspirasi masyarakat yang selama ini sering terabaikan.

“Selama ini saya merasa terbatas membatu masyarakat karena hanya dalam hubungan pedagang dan pembeli, sehingga ketika dipercayakan rakyat, saya lebih leluasa membantu secara pribadi dengan menjembatani setiap aspirasi yang dikeluhkan warga kepada pemerintah dan lembaga DPRD,” bebernya.

Begitupun disentil konsep sosialisasi maupun materi kampanye nanti, alumnus Fakultas Hukum Unsrat Manado ini mengatakan dirinya tidak ada janji-janji manis kepada rakyat, tapi siap mengawal setiap aspirasi dan keluhan warga.

“Secara ekonomi sebetulnya saya sudah cukup, sehingga jadi Caleg karena ada keinginan saya untuk menjadi bagian dari masyarakat, apalagi sebagai warga Manganitu, saya melihat tidak ada lagi keterwakilan figur asal Manganitu di DPRD untuk menyuarahkan kepentingan rakyat,” ujarnya.

[Verry Bawoleh]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts