Perayaan ‘Pekan Kolintang 2025’ 8-10 Mei 2025, Sukses Digelar!

Musik kolintang telah mendunia, setidaknya hal itu diperkuat dengan fakta bahwa sejak 5 Desember 2024, Kolintang telah ter-inskripsi di UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH). Sejak saat itul, kolintang terus bergaung dan terus diperkenalkan sekaligus digaungkan di semua lini yang ada di seantero Indonesia.

Guliran berbagai perayaan juga dilaksanakan di Manado, Tomohon dan Minahasa Utara, di mana Pinkan Indonesia dengan DPP-nya, para pemerhati dan pegiat kolintang di Jakarta, menghadiri ‘Pekan Kolintang 2025’, pada 8-10 Mei 2025. Namun demikian, jauh sebelum itu, setiap bulan kolintang Pinkan Indonesia di Jakarta, tampil di pelataran Sarinah untuk menggaungkan musik kolintang ini, demikian juga giat-giat serupa dilaksanakan di Surabaya, Semarang. Sejak 5 Desember 2025, musik kolintang diperdengarkan dan dimainkan tanpa henti.

Khusus untuk kegiatan di Manado, pada Kamis, 8 Mei 2025, kolintang dilaporkan kepada Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara, terutama kepada Gubernur Yulius Selvanus.(lihat: https://www.pojokseni.com/2025/05/catatan-dari-silaturahmi-pinkan.html)

Sehari setelah itu, Jumat 9 Mei 2025, kegiatan berlanjut di Rumah Budaya Nusantara Wale Mazani Tomohon, dengan agenda Pertemuan Nasional Ikatan Pelatih Kolintang Indonesia (Ipkolindo). Kegiatan ini adalah kesempatan para pelatih kolintang se Indonesia yang dihadiri oleh pelatih-pelatih dari Jakarta, Surabaya, Semarang dan Manado/Minahasa.

Dalam kegiatan ini, terpilihlah seorang Maestro Muda Ferdinand Soputan, S. Kom., M. Sn. Sebagai Ketua Umum Ipkolindo. Serentak itu, para prlatih disuguhi motivasi dalam talkshow yang dihadiri oleh Ibu Penny Iriana Marsetio (Ketua Umum Pinkan Indonesia), Prof. Ismunandar (Staf Ahli Menteri Kebudayaan), Franky Raden (Etnomusikolog Indonesia), Dwiki Darmawan (Maestro Jazz Indonesia), Jani Lukas (Kepala Dinas Kebudayaan). Adapun kegiatan sepanjang hari ditutup dengan upacara adat ‘Tumanem Kai’ yang dipimpin oleh Tonaas Pinaesan Ne Tombulu Joudy Aray.

Kegiatan-kegiatan itu, berpuncak pada Sabtu 10 Mei 2025, di Rumah Kolintang Lembean Minahasa Utara. acara ini dirangkaikan dengan Peresmian Rumah Kolintang Lembean milik Master Stave Tuwaidan. Adapun acara ini, dihadiri langsung oleh Joune Ganda (Bupati Minahasa Utara) yang juga sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Daerah Pinkan Sulut. Dalam sambutan dan dilanjutkan dengan talkshow itu, Joune Ganda menegaskan bahwa pemerintah kabupaten Minahasa Utara akan mendukung sepenuhnya setiap giat kolintang di Minahasa. Kami merasa bahwa apa yang telah dilakukan oleh Ibu Penny bersama DPP Pinkan, harus menjadi batu loncatan yang besar, untuk setiap kegiatan kolintang. Pengakuan Unesco adalah pencapaian kita semua, demikian Ganda menegaskan.

Akhirnya kegiatan ini merupakan sebuah kesempatan bagi komunitas kolintang untuk semakin menggaungkan kolintang ini, agar semakin dikenal dan jika mungkin bisa menjadi ‘way of life’ semua pemiliknya. Bravo Kolintang, Kolintang Milik Kita Bersama.

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts