Manado, KOMENTAR.ID
Jajaran Polsek Pelabuhan Manado menggelar operasi penertiban terhadap minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), serta barang ilegal dan berbahaya lainnya di wilayah Pelabuhan Manado. Operasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Pelabuhan Nomor: Sprin/19/III/2025/Sek Kwsn Plbhn tertanggal 1 Maret 2025.
Dalam operasi yang berlangsung pada Minggu, 30 Maret 2025, pukul 12.15 WITA, petugas berhasil menemukan 19 dus minuman keras jenis Cap Tikus yang dikemas dalam botol air mineral 600 ml di sebuah gudang milik Else Tang yang berlokasi di area pelabuhan. Total barang bukti yang diamankan berjumlah 273,6 liter Cap Tikus.
Barang bukti tersebut telah diamankan di Mako Polsek Pelabuhan Manado, dan koordinasi telah dilakukan dengan Satuan Narkoba Polresta Manado untuk proses lebih lanjut.
Pelaku diduga berupaya mengelabui petugas dengan mengemas minuman keras dalam dus air mineral merek Aqua, sehingga tampak seperti barang legal yang siap dikirim keluar Pelabuhan Manado.
Pemilik gudang, Else Tang alias Ci Els, merupakan seorang wiraswasta kelahiran Ternate, 12 Juli 1974. Else Tang sebelumnya pernah menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terkait kasus serupa di Pengadilan Negeri Terpadu Manado pada 19 Maret 2024. Saat itu, ia didapati memiliki 100 dus minuman keras Cap Tikus dan dijatuhi denda Rp1.000.000, sementara barang bukti disita untuk dimusnahkan.
Penyimpanan dan peredaran minuman keras di Kota Manado diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.
Peraturan Wali Kota Manado Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penataan dan Penyelenggaraan Minuman Beralkohol.
Kedua regulasi ini mengatur izin usaha, syarat perdagangan, serta tempat penyimpanan minuman beralkohol guna meminimalisir dampak negatifnya terhadap masyarakat.
Operasi ini dipimpin oleh Kanit Provost Aiptu Paulus Watak dan Kanit Reskrim Aipda James Pinamangung bersama jajaran anggota Polsek Pelabuhan Manado. Selama kegiatan berlangsung, situasi di area pelabuhan tetap aman dan terkendali.
[johnla]






