‘Onani Absensi’ Anggaran Mami di DPRD Manado Dipertanyakan

Manado, KOMENTAR.ID

Lembaga DPRD Kota Manado menggelar Rapat Pansus bersama TAPD Pemkot Manado, di Ruang Paripurna Rabu (09/4).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plh Sekda Steven Dandel dan Tim Pansus oleh Ketua Pansus Stanley Tamo.

Namun yang menarik, Sekretariat DPRD rupanya tidak siap dalam pelaksanaan agenda itu, karena banyak yang mengeluhkan soal anggaran makan minum sekaligus dengan penyaluran nya.

Betapa tidak, ketersediaan makanan dan snack di kegiatan itu kurang dan terkesan pilih-pilih dalam penyaluran.

“Kami dimintakan menulis absen, tapi tidak disalurkan. Bukan soal makanannya, tapi harus jelas peruntukkannya. DPRD Manado berarti tidak siap,” kata seorang pegawai pemkot Manado.

Kabag Fasilitasi Debby Sasuwuk saat dikonfirmasi membenarkan jika makanan yang disiapkan berdasarkan absen.

“Memang kalau isi absen dapat makanan, karena akan dibuatkan pertanggungjawaban. Cuma mungkin tidak cukup,” katanya berdalih.

Meski begitu, Ia mengaku akan lebih selektif dengan penyaluran makan minum di setiap agenda DPRD Manado.

“Kedepan akan jadi bahan evaluasi kami,” tukasnya.

Pernyataan tersebut secara tidak langsung menguak jika DPRD Manado saat ini sedang memanfaatkan efisiensi anggaran dengan hal-hal yang bisa merendahkan marwah kelembagaan.

“Saat ini memang lagi efisiensi anggaran, tapi namanya anggaran yang sudah di tata harus jelas sasarannya. Memang babungkus sudah menjadi budaya di lembaga itu, jadi jangan heran,” kata Ketua Ormas Adat Brigade Sulut Stenly Sendouw.

Dengan begitu, Sendouw meminta agar pimpinan bisa menjadikan bahan evaluasi kepada jajaran untuk realisasi anggaran yang transparan.

“Harus ada perbaikan, jangan nanti berimplikasi hukum baru pusing sendiri membela diri. Karena bisa saja ada mark up terkait dengan absensi,” tandas Sendouw.

[rollysondakh]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts