Siapa “HERODES” dan “PILATUS” Pejabat yang Diduga Backup ASN Terduga Pelanggar Netralitas?

Bitung, KOMENTAR.ID

Setelah disanksi terkait pelanggaran netralitas pada Pilkada 2024 lalu, terinformasi bahwa beberapa ASN “nakal” ini kini sedang berada di Jakarta mencari suaka perlindungan.

“Sepertinya mereka sedang melakukan lobi-lobi agar sanksi yang mereka terima ditangguhkan,” ungkap sumber yang meminta namanya tak dipublis, Rabu (19/02/2025).

Menariknya, sumber juga menyebutkan ada indikasi bahwa “orang besar” yang mem-back up para ASN ini sudah beraksi sejak proses pemeriksaan.

Ini diperkuat dengan tak kunjung tuntasnya pemeriksaan terhadap 9 orang ASN yang Foto bersama Calon Gubernur E2L.

Terkait kabar ini, aktivis Donald Vicky Rumimpunu (DVR) mengaku sudah mengantongi identitas “orang besar” tersebut. Bahkan, pihaknya akan melaporkan oknum pejabat tersebut.

“Jika yang bersangkutan tetap ngotot mem-back up ASN yang dijatuhi sangsi ataupun yang masih berproses pemeriksaannya, maka kami akan melaporkan oknum-oknum pejabat ini. Kami punya petunjuk jelas siapa oknum-oknum yang mencoba main api ini,” tegas DVR.

Ditegaskannya, sanksi kepada ASN yang melanggar netralitas di Pilkada kemarin harus ditegahkan dengan tujuan agar ASN lebih fokus pada tugas dan fungsi serta profesionalisme sebagai abdi negara.

“Tujuannya agar para ASN ini tidak dijadikan alat politik pada setiap perhelatan Pilkada,” sebutnya.

Dan jika kemudian ada oknum-oknum pejabat yang mem-back up, maka ini akan merusak tatanan hukum serta ketentuan-ketentuan yang mengatur para abdi negara.

“Kita tidak ingin itu semua tercoreng, oleh karena itu, siapa yang coba-coba back up, maka kami akan lawan. Jangan jadi Herodes atau Pilatus,” kuncinya.

[VM]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts