JARANG TERJADI, 4 Pejabat di Dinas Pendidikan Minut Out, Eks Kadis Non Job

Minut, KOMENTAR.ID

Ada yang menarik dari penyegaran jabatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Selasa (28/3/2023). Diketahui, sedikitnya 4 pejabat eselon III dan IV plus eks Kepala Dinas di Dinas Pendidikan out secara seretak.

Mereka adalah Jane Esther Sangian, SPd, MSi (Sekretaris Dinas), Kerry Z Rauan (Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Justus Watuna (Kasie Sarana Prasarana), Veisy Karuntu, S.Pd (Kasie Profesi Pendidik).

Kondisi ini sontak memunculkan ragam tanda tanya di publik, mengingat momen seperti ini jarang sekali terjadi.

Namun demikian, beberapa kalangan menilai hal ini berkaitan erat dengan DAK swakelola tahun anggara 2022 senilai Rp27 miliar yang kabarnya mendapat atensi khusus dari auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut, baru-baru ini.

Diketahui, DAK yang diurai menjadi beberapa paket proyek fisik ini kabarnya tidak semua terealisasi sesuai harapan. Terdapat beberapa pekerjaan yang justru mangkrak dan telah menjadi buah bibir publik.

Hal inilah yang kemudian kabarnya membuat Bupati Joune JE Ganda SE, MAP, MM, M.Si, terusik dan kemudian mengevaluasi kinerja eks Kadis Pendidikan Olfi Kalengkongan plus beberapa pejabat terkait.

Kalengkongan yang kala itu dianggap paling bertanggungjawab pada proyek tersebut langsung lengser dan dipindahkan ke ‘ruang tunggu’ alias staf khusus bupati.

Tak sampai di situ, dalam mutasi jabatan kemarin, lagi-lagi Kalengkongan masuk daftar, kali ini ia non job. Bersamaan dengan itu, 4 pejabat di Dinas Pendidikan ikut out.

Meski begitu, Bupati JG melalui Sekretaris Daerah, Ir Novly G Wowiling, MSi, nampak menepis tudingan mutasi tersebut adalah dampak dari DAK Rp27 miliar itu.

Sebaliknya, ia menegaskan jika rolling dilakukan dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai.

“Ini adalah bagian dari upaya peningkatan kinerja di setiap instansi,” kata Wowiling.

Karenanya, ia berharap para pejabat yang telah diberikan kepercayaan oleh pimpinan, boleh merespons itu lewat kinerja yang maksimal.

“Paling pokok adalah dalam pelayanan publik kiranya terus dimaksimalkan demi terwujudnya Kabupaten Minahasa Utara yang makin hebat,” kuncinya.

[***/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts