Pemdes Tumaluntung Berhasil Lobi Pihak Swasta Untuk Bangun Jalan Hotmix

Minut, KOMENTAR.ID

Pemerintah Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, berhasil melobi salah satu perusahaan swasta membangun fasilitas publik berupa jalan hotmix. Hal ini sebagaimana diungkapkan Hukum Tua Tumaluntung, Richard S Kamagi SH, saat ditemui di ruang kerja, akhir pekan kemarin.

“Untuk pembangunan jalan kurang lebih 150 meter di Jalan Perkebunan Doud Weydan, anggarannya tidak menggunakan APBD, tapi dibiayai oleh PT Asegar Murni Jaya,” kata Kamagi, Jumat (3/2/2023).

Dikatakannya, lobi ini dilakukan lantaran kondisi jalan yang kurang representatif. Sementara, di saat bersamaan banyak warga Tumaluntung yang menggunakan jalan tersebut.

“Kita tahu bersama bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum stabil, sehingga belum memberi kepastian kapan jalan tersebut bisa diperbaiki. Maka dari itu kita coba bangun komunikasi lebih dengan PT Asegar Murni Jaya, dan puji Tuhan mendapat respons positif,” urainya.

Memang diakuinya jika komunikasi antara Pemdes Tumaluntung dengan perusahaan yang bergerak di sektor air minum kemasan ini sudah terbangun baik.

“Setiap ada kegiatan di desa Tumaluntung, apalagi duka, perusahaan ini selalu membantu masyarakat. Nah, atas dasar itulah kita coba minta mereka bantu lagi dalam pembangunan jalan, dan mereka mengiyakannya,” terangnya.

Karenanya, ketika belakangan muncul isu miring terkait adanya proyek titipan di jalan yang dibangun swasta itu, pria yang pernah dinobatkan sebagai ASN terbaik Kabupaten Minut ini menolak tegas.

“Itu tidak benar. Sebaliknya, justru kami bersyukur ada pihak swasta boleh bantu kami,” akunya.

Disinggung soal proyek hotmix di Perumahan Agape, ia juga menolak jika proyek itu titipan.

“Bukan tidak ada dokumen hibahnya, saya yang belum melihat langsung dokumennya di dinas terkait karena saya belum lama dilantik sebagai Hukumtua di sini,” terangnya sembari mengaku jika dirinya sudah menerima informasi kalau dokumennya sudah ada.

Sekadar diketahui, proyek pembangunan jalan menuju Asegar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang hanya menganggarkan 150 meter dari jalan raya. Sisanya dibiayai oleh swasta dalam hal ini PT Asegar Murni Jaya.

[***/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts