TPA Boto Ditutup Pemilik Lahan, Tumpukan Sampah Hiasi Pasar 66 Tagulandang

Sitaro, KOMENTAR.ID

Tumpukan sampah di pasar 66 Tagulandang, Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), dalam beberapa hari terakhir mulai meresahkan warga. Tak heran jika kemudian keluhan akan kondisi mulai menyeruak.

“Selain mengganggu pemandangan, baunya juga mulai bikin tak nyaman,” ungkap beberapa pengunjung.

Menurut mereka, tumpukan sampah itu bukan baru terjadi satu dua hari terakhir, namun sejak pergantian tahun.

“Sejak pergantian tahun sudah tidak terlihat lagi aktivitas pengangkutan sampah ke TPA, jadi semua sampah menumpuk di sini (Pasar 66)” ujar warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sitaro, Monfit Ph Wengen, saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, tidak menampik.

“Memang ada sedikit masalah sehingga beberapa hari ini petugas kebersihan tidak melakukan pengangkutan sampah ke TPA. Inilah yang kemudian jadi penyebab sampai sampah menumpuk di pasar,” kata Wengen.

Tumpukan sampah di Pasar 66 Tagulandang.

Meski begitu, ia mengaku masalah tersebut sudah diselesaikan sehingga proses pengangkutan sampah sudah boleh dilakukan.

“Bertepatan juga saat ini (Jumat 6 Januari 2023) saya sedang berada di Tagulandang, dan saya jamin besok persoalan ini (tumpukan sampah) tuntas,” sebutnya.

Sekadar diketahui, mencuat kabar jika menumpuknya sampah di Pasar 66 Tagulandang lantaran TPA yang ada di Kampung Boto, dipalang pemilik lahan.

Hal ini dikarenakan belum adanya perpanjangan kontrak pemanfaatan lahan antara Pemda dan pemiliknya.

Namun demikian, seiring dengan kunjungan Kepala DLH Sitaro ke tanah Mandolokang, persoalan ini telah menemui titik terang sehingga aktivitas pengangkutan sampah kabarnya sudah mulai dilaksanakan meski belum secara maksimal.

[***/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts