Normans Luntungan Disebut-sebut Akan Jadi Pesaing Kuat dr Fransiscus A Silangen dan Toni Supit di Dapil Nusa Utara

Sitaro, KOMENTAR.ID

Tidak bisa dipungkiri jika dalam beberapa tahun terakhir perebutan kursi keterwakilan Nusa Utara di gedung DPRD Sulut selalu didominasi oleh nama-nama politisi senior. Sebut saja di antaranya Alm. Winsulangi Salindeho, Toni Supit serta dr Fransiscus Andi Silangen.

Menariknya, di balik ketenaran para politisi senior ini, belakangan muncul satu nama yang digadang-gadang bakal mengungguli duo PDI-P ini.

Dia adalah Normans Luntungan ST, Meng, pengusaha muda asal Kabupaten Siau, Tagulandang Biaro (Sitaro).

Meski tergolong sebagai pendatang baru di dunia politik, namun elektabilitas serta popularitas lulusan S2 salah satu universitas ternama di Sydney Australia ini tak bisa dipandang sebelah mata.

Bukan hanya di Sitaro yang notabene adalah basis massa Luntungan, tapi kabarnya juga telah menyebar hingga ke Sangihe serta bumi Porodisa Talaud.

Banyak pihak menilai jika hal ini tidak lepas dari kepribadian Luntungan yang dikenal akrab dan mudah bergaul dengan semua kalangan.

Tidak heran jika kemudian banyak masyarakat yang menginginkan Ketua Asosiasi Sepak Bola (ASKAB) PSSI Sitaro ini maju di Pilcaleg 14 Februari 2024 mendatang.

Normans sendiri ketika dimintai tanggapan perihal kabar adanya desakan dari masyarakat yang meminta dirinya maju di Pilcaleg, tidak menampik.

“Ya, ada yang menyatakan dukungan secara langsung, ada pula yang hanya lewat telepon serta media sosial,” aku sosok muda yang banyak menginspirasi kaum milenial di Sitaro ini.

Ia mengaku cukup terkejut dengan besarnya harapan masyarakat Nusa Utara agar dirinya maju.

Pasalnya, selama ini dia belum menyatakan sikap secara terbuka perihal kerinduannya memperjuangkan aspirasi masyarakat Nusa Utara di gedung DPRD Sulut.

“Memang sudah cukup lama saya punya kerinduan untuk itu (memperjuangkan aspirasi masyarakat), namun sejauh ini saya belum menyatakan secara terbuka. Itulah sebabnya saya terkejut sekaligus di beberapa kesempatan kerap merasa terharu ketika menerima serta mendengar langsung dukungan dari masyarakat,” aku kader Partai Perindo ini.

Di satu sisi, banjirnya dukungan terhadap Luntungan dari masyarakat Nusa Utara, oleh sejumlah kalangan dianggap bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

Pasalnya, walau tidak sesering Supit dan Silangen tampil di panggung politik, sosok Luntungan juga sudah cukup familiar lantaran banyak terlibat dalam iven-iven yang lain baik di lingkup bisnis, olahraga maupun organisasi kemasyarakatan di Nusa Utara.

Hal itu pun digadang-gadang menjadi modal tersendiri bagi Luntungan yang tidak dimiliki politisi lain, termasuk Supit dan dr Silangen dalam merebut simpati masyarakat Sitaro, Sangihe dan Talaud.

Belum lagi dari aspek cara berpenampilan sosok eksportir pala ini yang disebut-sebut akan memberi pengaruh kuat terhadap milenial.

Nah, berkaca dari sejumlah catatan di atas, tidak heran jika kemudian nama Luntungan saat ini bercokol di papan atas bakal calon wakil rakyat dari Dapil Nusa Utara menyaingi Silangen dan Supit yang notabene adalah politisi senior.

Tak kalah menarik, bocoran dari salah satu lembaga survei memperlihatkan elektabilitas Normans Luntungan di Kabupaten Sitaro berada di posisi teratas dengan angka 45%, disusul Toni Supit 25% dan dr Fransiscus A Silangen 30%.

Untuk wilayah Tahuna, dr Fransiscus A Silangen unggul sedikit yakni 40% di belakang Normans Luntungan dengan perolehan 35%.

Sedangkan Toni Supit ada di posisi ketiga dengan raihan 25%. Untuk wilayah Talaud, 3 nama ini memiliki perolehan yang mirip yaitu berkisar 33%.

Kini, yang perlu dilakukan Ko Norman (sapaan akrabnya) adalah terus menjaga stabilitas dukungan masyarakat mengingat masih ada kurang lebih 12 bulan lagi untuk sampai pada ajang pertarungan politik.

[***/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts