Workshop Mencurigakan Pemkot Tomohon, Diduga Akal-akalan agar Bisa Wara-wiri di Jakarta dan Lokasi Pelantikan Kada se-Indonesia

Suasana Workshop Optimalisasi APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan di Vesta Harmony, Jakarta, pada 17-21 Februari 2025. Kegiatan ini menuai sorotan publik karena dinilai bertentangan dengan instruksi efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa/PN5)

TOMOHON – Workshop Optimalisasi APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan di Vesta Harmony, Jakarta, pada 17-21 Februari 2025 diduga akal-akalan Pemkot untuk memakai uang Negara, pelesir ke ibukota dan bertandang ke lokasi pelantikan para kepala – kepala daerah. Ironisnya, Workshop ini kontraproduktif dengan pesan efisensi anggaran yang disampaikan berulang ulang oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa hari terakhir.

Workshop ini membuktikan Pemkot Tomohon terang-terangan menentang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Kegiatan ini menuai sorotan aktivis Rakyat Antikorupsi (RAKO) Harianto Nanga, SIP. 

tajam, terutama karena bertepatan dengan pelantikan kepala daerah serentak di Istana Negara pada 20 Februari 2025.

RAKO mencurigai agenda ini akal – akalan untuk pelesiran ke Jakarta sekaligus bertandang ke lokasi pelantikan para kepala daerah.

“Itu jelas buang-buang anggaran di Jakarta. Workshop sebenarnya bisa bikin di daerah. Narasumbernya yang diundang ke daerah. Kami mencurigai ini akal-akalan saja supaya bisa nongol di lokasi pelantikan sambil jalan-jalan di Jakarta,” tutur Harianto.

Presiden Prabowo sebelumnya telah menegaskan agar seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah melakukan efisiensi anggaran, dengan target penghematan Rp 306,7 triliun.

Dana hasil efisiensi ini akan digunakan untuk mendukung program prioritas nasional serta mengantisipasi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks. (kim)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts