Tahuna, KOMENTAR.ID
Jika melihat ada Caleg yang super sibuk turun lapangan melakukan sosialisasi di masyarakat, dia salah satunya Angel Abast atau yang akrab disapa Wawu (Panggilan kesayangan orang Sangihe).
Wanita karir bernama lengkap Angelina Theodora Abast yang dicalonkan PDIP, nyaris setiap hari berinteraksi dengan masyarakat di dapil I Tahuna-Manganitu, guna lebih dekat sekaligus ia boleh melihat langsung aktifitas warga sambil menyerap aspirasi arus bawah.
“Sebagai Caleg wajah baru saya perlu sosialisasi diri sekaligus berinteraksi dengan warga arus bawah,”ungkap Angelina.
Dikatakan pengusaha ulet serta pekerja keras ini, aksi turun lapangannya tak sekedar melakukan sosialisasi, tapi turut menjalankan trik khusus guna meredam praktek-praktek politik uang yang kerab terjadi di Pileg.
Menurut Angelina, sudah menjadi tanggung jawab moril setiap Caleg untuk dapat meredam money politik, sebab mengajarkan anti politik uang juga bagian dari penegakkan aturan serta merupakan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.
“Kalau hanya memberi bantuan disaat kita turun lapangan atau membantu warga yang sakit itu tak mengapa, tapi jangan ketika menjelang hari H lalu ada caleg yang membeli suara dengan uang. Trik itu hanyalah membodohkan masyarakat bukan memberikan pendidikan politik yang baik,”ujar Angelina.
Sejauh ini apa yang dilakukan saat turun lapangan, Angelina mengunjungi kaum perempuan sambil membagi keahliannya berbisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun memberi motivasi kepada pelaku UKM bagaimana tetap eksis dan survive menjalankan usaha.
“Karena keahlian saya dibidang UKM, ilmu ini yang saya bagikan kepada kaum perempuan, termasuk mengajarkan cara membuat kue dan kuliner untuk pengembangan usaha, sambil saya juga mengkampanyekan anti politik uang,”beber Angelina.
“Saya berharap semua pihak terpanggil mengkampanyekan anti politik uang, agar Pileg di Sangihe lebih berkualitas dan Caleg yang duduk di DPRD benar-benar mewakili rakyat dan berintegritas,”pungkas Wawu Angel. {Verry Bawoleh}






