Senator SBANL: Kehadiran Panji Yosua untuk Merefleksikan Karya Keselamatan Allah

Manado, KOMENTAR.ID

Kehadiran Panji Yosua Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa untuk merefleksikan karya keselamatan Allah.

Read More

 

Karena sesungguhnya, tampilnya Panji Yosua untuk menjawab pergumulan, tantangan dan kebutuhan kepelayanan gereja, di dalamnya P/KB GMIM di masa kini dan mendatang.
Panji Yosua P/KB GMIM menjadi harapan dan dambaan dalam mendayagunakan segala karunia dan talenta dalam berbagai status sosial, etnis dan sub etnis, budaya dan apalagi warna warni politik.

Oleh karena itu harus menjaga jati diri, integritas dan citra Panji Yosus secara khusus dan P/KB GMIM secara keseluruhan di tengan kehidupan pribadi, keluarga, jemaat, masyarakat, bangsa dan negara.

Adalah suatu kebanggaan dan kehormatan menjadi pengurus dan Pasukan Khusus Panji Yosua P/KB GMIM di semua aras.

Demikian disampaikan Penasehat Panji Yosua dan P/KB Sinode GMIM Periode 2022-2027 Stefanus Liow yang menjabat Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI dan Anggota MPR RI.

Paparan ini diuraikan Ketua Komisi Pria Kamu Bapa (P/KB) Sinode GMIM Periode 2014-2018 Ir Stefanus BAN Liow MAP (SBANL) saat tampil sebagai pembicara dalam Diklat Dasar Panji Yosua P/KB GMIM yang digelar Komisi P/KB GMIM Jemaat Sion Ranomuut Wilayah Manado Timur Dua di bawah kepemimpinan Ketua James Karinda SH MH, Sabtu (01/04/2023).

Senator Stefa -sapaan Stefanus Liow- yang pernah menjadi Sekretaris Komisi P/KB Sinode GMIM Periode 2005-2010 dan 2010-2014, sesuai tugas dan fungsinya, Panji Yosua adalah membantu komisi di masing-masing aras, agar bapak-bapak gereja semakin aktif dalan pemenuhan panggilan gereja, termasuk dalam kehadiran persekutuan ibadah, tekun berdoa dan membaca Firman Tuhan.

Tampil dalam Sesi I dengan materi tinjauan teologis dan sejarah pembentukan Panji Yosua bersama Wasek BPMS GMIM Pdt Jeffry Saisab STh MSi, Pdt Lukky Rumopa MTh dan Pnt Marlon Sumarauw SSos dengan moderator Boyke Sondakh, lebih lanjut Stefanus Liow menjelaskan sebagaimana arti Yosua adalah keselamatan.

“Kehadiran Panji Yosua P/KB GMIM ini untuk merefleksikan karya selamat Allah yang tidak pernah kompromi dengan berbagai perilaku yang menyimpang atau yang disebut dosa,” ujarnya.

Secara eksplisit lanjut Stefa, kehadiran Panji Yosua untuk menopang, menolong, memotivasi bahkan menyelamatkan P/KB GMIM dari ketidakadilan, radikalisme, penyakit sosial masyarakat serta berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi keluarga dan jemaat, pengelolaan, perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup.

“Semangat kepahlawanan, perjuangan dan kepelayanan Yosua itu menginspirasi dan memotivasi P/KB GMIM untuk melanjutkan perjuangan dan karya pelayanan dalam segala dimensi kehidupannya demi membangun jemaat, khususnya P/KB GMIM dalam melakukan perubahan agar terjadinya gerakan yang stimultan dan komprehensif dalam kepelayanan P/KB GMIM,” urainya.

Dia menyebut, Panji Yosua tetap berkibar dan terus menggelorakan melayani Tuhan di semua aras dan dimensi pelayanan, di dalamnya kepelayanan P/KB GMIM.
Pada sesion kedua dengan topik kedua sekitar eksistensi Panji Yosua, tampil sebagai pembicara Ketua Komisi P/KB SG Pnt Ir Maurits Mantiri MM, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Pnt Richard dr Richard Sualang yang juga Wawali Kota Manado, Pdt Melky Tamaka MTh dan Jakcson Rauw dengan moderator Dr Daglan Walangitan.

 

(ste/kid)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts