LSM Desak BPKP Sulut Percepat Audit Dugaan Korupsi Perumda Pasar Manado

Manado, KOMENTAR.ID

Sejumlah aktivis antikorupsi mendatangi Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Utara pada Jumat, 3 Oktober 2025. Kedatangan mereka bertujuan mendorong percepatan audit perhitungan kerugian negara atas dugaan korupsi di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Manado.

Ketua DPD Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Manado, Darwis Hutuba, memimpin rombongan yang diterima langsung oleh Ulimsyah M., SE, Auditor Ahli Madya sekaligus Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Sulut.

Dalam pertemuan tersebut, Darwis meminta agar proses audit berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, percepatan audit penting untuk memastikan penyidikan dugaan korupsi di Perumda Pasar Manado dapat segera dilanjutkan oleh aparat penegak hukum.

“Kami mendorong BPKP Sulawesi Utara untuk menyelesaikan audit secepatnya. Kami ingin kasus dugaan korupsi ini segera ditindaklanjuti oleh Polda Sulut, termasuk penetapan tersangka terhadap direksi dan jajaran PD Pasar Manado,” ujar Darwis Hutuba seusai pertemuan.

Sementara itu, Ulimsyah menegaskan komitmen BPKP dalam mendukung pemberantasan korupsi di daerah. Ia menyatakan lembaganya akan tetap bekerja secara profesional dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“BPKP Sulawesi Utara tidak akan main-main dalam menangani kasus korupsi. Kami terus berkolaborasi dengan Polda Sulut agar penanganan dugaan korupsi di Perumda Pasar Manado dapat diselesaikan dengan tuntas,” kata Ulimsyah.

Aktivis antikorupsi dan pengamat sosial Danny Rompis menambahkan, kerja sama antara BPKP dan Ditreskrimsus Polda Sulut diharapkan dapat mempercepat penegakan hukum di sektor publik.

“Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pemberantasan korupsi,” ujar Danny.

IKAPPI Manado dan sejumlah LSM antikorupsi menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga ada kepastian hukum bagi pihak-pihak yang diduga terlibat.

[KID]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts