Manado, KOMENTAR.ID
Konferensi VIII dan Pertemuan Raya Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado yang meliputi wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah resmi berakhir pada Sabtu (4/7/2026).Rangkaian kegiatan ditutup dengan perayaan ekaristi yang dipimpin Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Esthepanus Rolly Untu, MSC, dan diikuti lebih dari 13.000 peserta yang memadati lokasi kegiatan.Meski konferensi telah usai, perhatian peserta kini tertuju pada penetapan Ketua Umum KBK Keuskupan Manado periode 2026–2030.Dalam laporan penutupnya sebelum mengakhiri masa jabatan, Ketua Umum KBK Keuskupan Manado Edwin Kindangen menyampaikan bahwa hasil pemilihan tidak langsung diumumkan usai konferensi, melainkan akan ditetapkan oleh Uskup setelah melalui mekanisme yang berlaku.”Pengalaman waktu saya ditetapkan oleh Uskup menjadi Ketua Umum sekitar dua bulan setelah konferensi. Mudah-mudahan kali ini tidak terlalu lama,” ujar Edwin.Pernyataan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan peserta mengenai siapa sosok yang akan dipercaya memimpin KBK Keuskupan Manado selama empat tahun ke depan. Pembicaraan mengenai kandidat bahkan menjadi topik hangat di tengah perjalanan para peserta yang kembali dari Guaan menuju daerah masing-masing.Salah-satu nama yang mencuat sebagai kandidat kuat memimpin KBK Keuskupan yakni Louis Schramm.Schramm disebut-sebut layak memimpin KBK dikarenakan tokoh yang intens terlibat dalam setiap kegiatan Umat Katolik, serta memegang sejumlah posisi strategis.Anggota DPRD Sulut bernama lengkap Louis Carl Schramm itu adalah seorang tokoh umat Katolik yang aktif melayani dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial serta keagamaan di wilayah Keuskupan Manado.Schramm pun dikenal luas melalui kiprahnya dalam kegiatan gerejani, diantaranya adalah Ketua Panitia PESPARANI Katolik, Louis pernah ditugaskan sebagai Ketua Umum Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Daerah Pertama Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.Tidak hanya itu saja, dukungan terhadap Organisasi Katolik nampak saat menghadiri serta mendukung berbagai pengukuhan dan kegiatan kelompok kategorial di Keuskupan Manado, seperti Legio ChristiMeski Ia terbilang sibuk dalam tugas kedewanannya, beliau aktif menyerap aspirasi dan berdialog dengan warga serta komunitas gerejawi, termasuk jemaah Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki St. Joseph di Kleak, Manado.Sesuai tradisi dan tata hierarki Gereja Katolik, peserta konferensi terlebih dahulu memberikan pilihan terhadap calon Ketua Umum melalui mekanisme pemungutan suara. Hasil pemilihan yang dimasukkan ke dalam kotak suara kemudian diserahkan kepada Pastor Moderator KBK untuk diteruskan kepada Uskup Keuskupan Manado.Selanjutnya, Uskup akan melakukan evaluasi dan pertimbangan sebelum menetapkan Ketua Umum KBK Keuskupan Manado periode 2026–2030. Keputusan tersebut dijadwalkan diumumkan dalam waktu yang akan ditentukan kemudian.
[Kid/rol]






