Kasihan Masyarakat Kota Bitung,  Tumpukan Sampah Dimana-mana Akibat “Dibegalnya” APBD Perubahan 2024

Nampak beberapa tumpukan sampah

Bitung, KOMENTAR.ID

Tumpukan sampah yang nyaris menghiasi sejumlah kawasan di Kota Bitung, Sulawesi Utara, mengundang keprihatinan serta keluhan masyarakat.

Diduga Penyebab utama krisis kebersihan ini adalah adanya upaya “pembegalan” terhadap pembahasan APBD Perubahan 2024, beberapa waktu lalu sehingga berdampak pada tidak tersalurkannya anggaran operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkut sampah.

Roky Oroh salah satu aktivis sosial mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi ini  Menurutnya, ini terjadi akibat adanya skenario politik yang diduga melibatkan tim sukses salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pilkada Bitung 2024.

“Batalnya APBD Perubahan ini adalah akibat ulah dari pihak yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan mereka mengorbankan kenyamanan dan kebersihan kota demi ambisi serta kepentingan politik,” kecam Oroh.

Senada, aktivis Robby Supit, menyayangkan dampak dari situasi yang menurutnya tidak manusiawi bahkan disertai sikap diktator haus kekuasaan.

“Sampah menumpuk karena dana operasional tidak turun. Kasihan masyarakat, kami dikorbankan hanya karena kepentingan politik,” kata Supit.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bitung, Mery Dumbela, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan dana tambahan untuk pengelolaan sampah dalam APBD Perubahan 2024.

“Kami berharap anggaran bisa segera disalurkan agar masalah sampah dapat segera diatasi,” ujar Dumbela saat dihubungi via pesan singkat.

Di satu sisi, masyarakat Kota Bitung kini berharap agar pemerintah dan pihak terkait segera menyelesaikan persoalan ini.

Penumpukan sampah tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi dapat menimbulkan penyakit serta menimbulkan potensi risiko kesehatan yang dapat merugikan warga.

[VM/KID]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts