Manado, KOMENTAR.ID
Sungguh ironi cara Sekretariat DPRD Manado menyerap anggaran perjalanan dinas. Pengelolaan anggaran OPD Sekretariat Dewan ini tak kalah anggota DPRD Manado. Anggaran yang seharusnya disalurkan untuk legislator Manado malah dilahap habis oleh para staf baik ASN maupun PKKK. Institusi pimpinan DR Steven Rende ini terungkap melakukan perjalanan dinas tanpa mendampingi anggota DPRD dalam jumlah besar dan untuk beberapa kali dalam sebulan.
“Minimal dua kali dalam satu bulan. ASN dan PKKK diganjar dua kali perjalanan dinas luar daerah. Tidak tahu apa materi perjalanan dinas ASN dan P3K itu. Aneh bukan?,” ujar sumber resmi internal Setwan Manado.
Menurut dia, sepatutnya perjalanan dinas Staf DPRD itu bertujuan mendampingi perjalanan legislator bukan kunjungan mandiri tanpa materi konsultasi.
“Yang jelas itu tidak sesuai dengan kepatutan apalagi efisiensi anggaran yang didorong Presiden Prabowo Subianto,” jelas dia.
Mengenai fenomena perjalanan dinas kontinyu tersebut, aktivis antikorupsi Jefrey Sorongan menyoroti kinerja Sekretaris DPRD Manado Steven Rende.
“Sekwan harus bertanggung jawab dan harus tegas mengelola keuangan negara. Atau jangan – jangan ada main mata dengan staf dewan. Silahkan media telusuri lebih lanjut. Saya hanya minta Polda dan Kejaksaan Negeri Manado untuk selidiki semua perjalanan dinas itu,” tutur Sorongan.
(Tuan Kamrin)
(Tn. Kamrin)






