Halo Pak Wawali, Ada SKPD Yang Malas Hadir Safari Ramadhan, Yang Lain Jarang

Manado, KOMENTAR.ID

Program Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado banyak mendapat tanggapan positif, hingga apresiasi dari kalangan masyarakat.

Betapa tidak, program yang digagas Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang itu dinilai bentuk perhatian dan solidaritas bagi Umat Muslim yang sedang menjalankan Ibadah Puasa.

Mengingat, Kota Manado adalah salah-satu kota dengan toleransi tinggi, di setiap ajang penghargaan. Namun begitu, yang menjadi pertanyaan yakni kurangnya peran serta dari para Kepala Dinas hingga Camat serta Lurah dalam mendukung program tersebut.

Bukan tanpa alasan, khususnya Safari Ramadhan, kehadiran para Kepala SKPD pada kegiatan itu sangat kurang. Bahkan ada yang tidak sama sekali.Hal ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat SKPD merupakan perpanjangan tangan program pemerintah daerah.

Padahal, undangan secara resmi dalam rangka Bukan Suci Ramadhan yang ditandatangani langsung oleh Wakil Walikota Manado dr Richard Sualang, sangat jelas di point 1 sampai 4 tertuju kepada staf ahli, asisten, SKPD dan Camat se_kota Manado. Sebut saja, Kepala Dinas Pariwisata kota Manado Ester Mamangkey, yang dinilai kurang mendukung dikarenakan sering tidak muncul pada kegiatan pemkot Manado itu.

Ada juga, Kadis Koperasi Tony Mamahit yang mengikuti jejak Dinas Pariwisata, bahkan terinformasi Mamahit tidak pernah menunjukkan barang hidung di safari ramadhan, atau mencari informasi jika AARS hadir di lokasi.

Kalau dua dinas diatas masuk kategori malas hadir, ada juga yang berkategori jarang, diantaranya yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Kaban Bapelitbang, Kadis Pangan, Kadis Arsip dan Perpustakaan, Kadis DP3A dan Kadis Sosial serta BPBD dan Pol PP. Hampir lupa disertakan Disnaker Manado.

Jika dibandingkan dengan Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Perkim, Kesra, apalagi Sekretaris Daerah yang sangat antusias mendukung kegiatan religi tersebut. Bukan hanya karena Ikut-ikutan hadir jika ada pimpinan.

Kaban BKPSDM Donald Supit dimintakan tanggapan mengatakan, berkaitan dengan safari ramadhan, belum pernah ada teguran apapun ke pihak SKPD sejak tahun kemarin.

“Belum pernah ada teguran atau apapun itu soal hadir tidaknya kepala SKPD di kegiatan Safari Ramdhan. Bisa jadi ada tugas lain atau diluar daerah. Tapi saya akan coba koordinasikan dengan bagian kesra ya,” tutur Supit.

Sementara, Kabag Kesra Pemkot Manado Otniel Tewal yang sedang berada di lokasi Safari Ramadhan mengatakan, hari Kamis kemarin merupakan agenda terakhir digelarnya kegiatan religi tersebut. “Ini kegiatan kesra jadi saya harus hadir dan stand by disini, apalagi ini kan hari terakhir. Kalau tanya yang itu saya nda lihat, tidak ada,” kunci Otniel.

Meski begitu, Safari Ramadhan yang digelar Pemkot Manado selama kurang lebih 24 hari, sejak 3 Maret hingga 27 Maret 2025, tersebut sukses dengan banyak menuai apresiasi dari warga dan masyarakat di berbagai kalangan.

[Kid/rol]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts