Geger Pemilik Ranmor Mengeluh Pertalite Bercampur Air, Begini Hasil Sidak Kepolisian

SyntekExifImageTitle

Manado, KOMENTAR.ID

Publik Sulut digegerkan dengan keluhan sejumlah pemilik kendaraan bermotor yang menyatakan ada kerusakan ranmor karena bahan bakar pertalite bercampur air. Keluhan pemilik kendaraan ini ditumpahkan di media sosial. Kontan warganet yang tidak tahu apa-apa langsung menuduh sejumlah SPBU yang menjual pertalite.

Menanggapi tudingan pemilik kendaraan itu, salah satu pemilik SPBU dalam kota Manado tidak begitu yakin.

“Tudingan itu tidak rasional sama sekali. Kalau bilang campur air kenapa cuma dia yang mengeluh. Ribuan kendaraan yang lain aman – aman kok,” ujar salah satu pengusaha SPBU di Manado.

Dia menyatakan pemilik kendaraan juga cuma spekulasi bahwa kendaraan yang mogok karena bercampurnya pertalite dengan air tanpa memastikan apakah ada faktor lain.

”Yang bilang campur air itu spekulasi. Jangan-jangan isi di botol lalu bilang isi di SPBU. Kalau benar isi di SPBU lalu motor mogok kenapa tidak balik ke SPBU untuk mengecek langsung. Ini sudah beberapa jam baru teriak-teriak di media sosial. Ada jaminan apa bahwa motor itu mogok karena SPBU tertentu?,” sindir salah satu pengusaha SPBU.

Sementara itu hasil sidak Polsek Tikala di tiga SPBU berbeda yakni SPBU Dendengan Dalam, SPBU Paal Dua dan SPBU Kairagi tidak menemukan pertalite bercampur air.

“Semua normal tidak ada indikasi pertalite bercampur air dan sesuai takaran,” ujar Kapolsek Tikala AKP Jemmy Worang melalui IPDA Axel Pelongan.

Dia menyatakan sidak ini juga sebagai bagian dari respon aparat terhadap keluhan masyarakat. (kim)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts