Manado, KOMENTAR.ID
Gerakan Aktivis Peduli Sulawesi Utara (GAPSU) resmi dibentuk pada Kamis, 18 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian. Kehadiran organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik di Sulawesi Utara.
Sebelum pelaksanaan peluncuran perdana (soft launching), sejumlah pengurus GAPSU menggelar doa bersama yang dipimpin oleh Pnt. Hizkia Lumintang, SE. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor GAPSU yang berlokasi di Primadona Lantai 2, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Struktur kepengurusan GAPSU terdiri dari James Lembong, S.Sos sebagai Ketua, Samuel sebagai Wakil Ketua, Eka Surdjono sebagai Sekretaris, dan Rolly Sondakh sebagai Bendahara.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua GAPSU James Lembong menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran organisasi yang dipimpinnya.
“Puji syukur kepada Tuhan karena pada hari ini kami dapat melaksanakan soft launching GAPSU secara sederhana namun penuh makna. Saya juga bersyukur karena dapat berbagi kantor dengan sahabat saya, Pnt. Hizkia Lumintang. Terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan kepada kami,” ujar James.
Ketika ditanya mengenai tujuan utama pembentukan GAPSU, James menegaskan bahwa organisasi tersebut hadir untuk membantu masyarakat Sulawesi Utara.
“Tujuan kami sederhana, yaitu membantu masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.
James menjelaskan bahwa selama ini masih banyak warga yang mengalami kesulitan dalam mencari tempat untuk menyampaikan pengaduan atau meminta pendampingan terkait berbagai persoalan, mulai dari aspek lingkungan, sosial, pemerintahan, hukum, hak asasi manusia, keagamaan, hingga ekonomi.
Menurutnya, GAPSU akan berupaya menjadi jembatan bagi masyarakat dalam memperjuangkan hak-haknya dengan tetap mengedepankan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
“GAPSU siap memperjuangkan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara selama didukung oleh data yang jelas dan akurat. Kami tidak akan membela pihak yang terbukti melakukan kesalahan. Prinsip kami adalah berpihak pada kebenaran dan kepentingan masyarakat,” tegas James.
Ia juga berharap kehadiran GAPSU dapat diterima dan membangun sinergi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, serta insan pers.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan dan berkolaborasi dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris GAPSU, Eka Surdjono, mengajak masyarakat yang membutuhkan pendampingan atau ingin menyampaikan pengaduan untuk tidak ragu menghubungi pengurus GAPSU.
“Bagi masyarakat yang memiliki permasalahan dan membutuhkan bantuan atau pendampingan, dapat menghubungi Ketua GAPSU di nomor 0813-5481-2535 atau datang langsung ke Kantor GAPSU di Primadona Lantai 2, dekat Kantor PWI Sulawesi Utara,” pungkas Eka.(***)






