Jakarta, KOMENTAR.ID – Massa aksi peduli Talaud telah menggelar aksi damai di depan Gerbang Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) , Kamis (30/1/2205) di jalan Merdeka Utara – Jakpus.
Massa aksi berjumlah hampir 100 orang ini, berdiri depan gerbang utama yang di jaga ketat Kepolisian Daerah Metro Jakarta dan Polsek Gambir Jakarta Pusat. Aliansi masyarakat peduli Talaud membawa aspirasi/pengaduan terkait permintaan pencopotan PJ. Bupati Talaud yang di nilai diduga telah melakukan kebohongan terhadap Rakyat Talaud.Aksi damai tersebut, menuntut janji PJ Bupati Talaud bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) , Tenaga Harian Lepas (THL) dan Alokasi Dana Desa (ADD) akan di bayarkan pada anggaran perubahan Tahun 2024.

(Foto : ist)
“Beberapa waktu lalu ada media masa terlihat memberitakan janji manis sang PJ. Bupati Kepulauan Talaud yang saat itu masih berstatus Pejabat sementara. Dalam isi berita tersebut PJ. Bupati mengungkapkan TPP, THL dan ADD akan di bayarkan pada anggaran perubahan 2024,” ungkap satu dari massa aksi damai, kepada media ini.
“Aksi kami ini damai , tidak ada muatan politik apapun. Ini kami bawah aspirasi murni hanya meminta agar PJ. Bupati Di copot saja, sebab tidak bisa menepati kata-katanya.” ungkap opa Hendra.
PJ. Bupati Talaud diduga memalsukan pernyataannya, dan bukti bahwa hingga saat ini, belum terbayar, jangka waktu 3 bulan setengah TPP Pegawai , ada juga ADD triwulan IV pada 142 desa dan ADD Triwulan III pada 21 Desa pun juga tidak di bayarkan. Seharusnya hal tersebut direalisasikan/bayar sebagai perpanjangan tangan pada masa pemerintahan sebelumnya.
“Ada kepalsuan dalam kata-kata dari Pj. Bupati kepulauan Talaud ini perlahan-lahan mulai terungkap, dan dampak besar, hari ini kan belum bayar 3 bulan setengah TPP Pegawai ada juga ADD triwulan IV 142 desa dan ADD Triwulan III 21 Desa tidak di bayarkan. Itukan tanggungan dia (Pejabat baru) kenapa mesti permasalahkan Bupati lama seperti dalam videonya (PJ Bupati),” beber Hendra.
Sebagai pemangku jabatan baru, bupati. Dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya, sehingga massa meminta agar diganti saja, copot jabatan.
“Kami minta PJ. Bupati Talaud di copot pak Menteri. Sudah tidak benar nih, kok musti korbankan TPP ASN, ADD dan THL. Lalu tugasnya apa di Talaud.? Copot ! copot ! copot PJ. Bupati Talaud,” pinta massa aksi.

Masa aksi juga menyampaikan dengan teriak dalam waktu dekat, akan menggelar aksi yang lebih banyak lagi. Bahwa akan turun kembali , dan bawah massa lebih dari saat ini.
Para massa aksi damai yang ingin masuk gedung guna menyampaikan langsung pengaduan masyarakat Talaud, kemudian disambut oleh Kemendagri untuk audiensi dengan hanya memperbolehkan sebanyak dua – tiga orang yang masuk, dan diterima langsung oleh bagian penerangan, pengaduan dan bagian dari Inspektorat Jendral Kementerian Dalam Negeri.
“Saat audensi dengan pihak kementerian menyampaikan bahwa ungkapan terima-kasih, sudah sama-sama memantau kinerja PJ. Bupati Talaud. Laporan ini, aksi ini , dan aduan ini segera kami tindak lanjut sesuai SOP yang berlaku,” kunci narasumber mengulang kembali, apa yang disampaikan pihak Kemendagri saat menerima para perwakilan massa peduli Talaud.
(Serly)






