Manado, KOMENTAR.ID
Isu bahwa Fraksi PDIP Sitaro menolak pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) terbantah. Hasil wawancara Ketua PDIP Sitaro Tony Supit, ternyata penolakan pembahasan itu karena PDIP menemukan sejumlah proyek fisik yang tidak pernah dibahas di DPRD Sitaro, tapi eksekutif memasukan item-item proyek Itu untuk dibayarkan dalam perubahan APBD.
“Golkar yang mengusung Cynthia Kalangit Menjadi Bupati juga menolak. Jadi PDIP, Golkar dan Perindo yang menolak. Bukan hanya PDIP,” tegas mantan Bupati Sitaro Dua periode.
Supit membenarkan bahwa dirinya yang menasihati Fraksi PDIP untuk menolak. Pertimbangannya, karena PDIP tidak mau ada kader yang kemudian tersangkut masalah hukum di kemudian hari.
“Ini ada potensi bencana hukum. Yang jelas kami cegah jangan sampai kepentingan eksekutif atau bupati sekalipun dapat mengorbankan legislator,” terang Supit.
Supit juga membeberkan sederet proyek yang menurutnya Ada nilai pidana korupsi apabila disetujui pimpinan dewan dalam tubuh APBD Perubahan Tahun Anggaran 2015.
Diketahui, Bupati Sitaro Cyntia Kalangit adalah politisi Golkar. Publik Sitaro berharap Cynthia tidak overconfidence dan lebih berhati-hati mengelola APBD induk dan perubahan agar tidak terperosok masalah hukum.
(Tn Kamrin)






