Manado, KOMENTAR.ID- Advokat Novi Kolinug SH melaporkan peristiwa orang hilang ke Polres Manado, Selasa kemarin.
Orang yang dilaporan hilang itu adalah perempuan supercantik berinisial GT, punya suami, mantan anggota DPRD Bolmong. “Saya mendapat telpon dari suami GT berinisial SU alas Stenly, bahwa istrinya keluar dari rumah dan tidak tahu entah kemana. Tiba-tiba SU mendapat kabar di sosial media bahwa GT bersama oknum Kapolres mengalami lakalantas tabrak pohon. Anehnya, ketika SU bergerak ke lokasi untuk mencari informasi, di sana sudah banyak Intel. Masyarakat pun dilarang mendekat,” Jelas Novi Kolinug. Rabu pagi.
SU kemudian memberitahu Novi Kolinug bahwa istrinya GT dikabarkan sudah dilarikan ke RS Telling. Tapi ternyata setelah dicek tidak ada di rumah sakit. GT diduga disembunyikan di suatu tepat untuk menghindari kontak komunikasi dengan suami dan keluarganya.
Dari pengaduan suami GT itu, Novie kemudian melakukan konseling hukum di Markas Polda Sulut dan selanjutnya di arahkan ke Polres Manado.
Sementara itu, redaksi menerima rilis intelijen mengenai insiden tabrakan di jalan yang menyeret nama Kapolres Bolmong dan perempuan GT.
Laporan intelijen itu ngurai kronologis insiden lakalantas tunggal.Bahwa kecelakaan tunggal terjadi pada 23 November 2024 pukul 24.00 WITA di Desa Tadoy, Kabupaten Bolaang Mongondow. Mobil Toyota Rebond dengan nomor polisi DB 1770 PA, yang dikendarai langsung oleh Kapolres Bolmong, Muhammad Chaidir, S.I.K., M.M.Kendaraan yang melaju dari arah Manado menuju Kotamobagu mengalami oleng hingga menabrak pepohonan.
Dalam kendaraan tersebut terdapat seorang perempuan berinisial GT, yang diketahui merupakan istri dari orang lain.Kapolres disebut sedang dirawat di rumah dinas untuk pemulihan pasca kecelakaan. Sedangkan GT dirawat inap di Rumah Sakit Teling.Berdasarkan data yang ada, perempuan berinisial GT terlibat dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) yang berkaitan dengan program bantuan desa wisata Bombanon, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, senilai Rp 600 juta dari Kemendes RI tahun 2022.
Muncul pertanyaan, seberapa dekat Kedekatan Kapolres Bolmong dengan GT? Ada indikasi elanggaran Etika dan Hukum dimana keberadaan GT bersama Kapolres dalam situasi tersebut berpotensi memunculkan dugaan pelanggaran kode etik dan integritas yang wajib dijaga oleh anggota Polri. Mengenai insiden itu Kapolres Bolmong suda membantah di pemberitaan sebelumnya, yang mana saat insiden mobil itu di kemudi seorang sopir. Sedangkan dirinya memimpin apel siaga Pilkada di Dumoga. (kim)






