Minut, KOMENTAR.ID
Pemkab Minahasa Utara (Minut), dipastikan akan kehilangan anggaran kurang lebih Rp15 miliar. Menurut Bupati Joune JE Ganda, hal ini dikarenakan kebijakan efisiensi anggaran yang digagas pemerintah pusat.
Adapun anggaran yang jadi “tumbal” dari kebijakan ini adalah anggaran perjalanan dinas.
“Efisiensi anggaran ini merupakan langkah bijak pemerintah pusat sehubungan dengan penghematan, dan Pemkab Minut sangat mensupport penuh kebijakan ini dengan memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar lima puluh persen,” kata Bupati JG, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan dan Asistensi Efisiensi Belanja APBD TA 2025 di Aula Kantor Gubernur Sulut, Rabu (12/3/2025).
Dikatakannya lagi, finalisasi dari Rakor tersebut, anggaran perjalanan dinas yang tadinya berjumlah Rp31 miliar, kini tinggal kurang lebih Rp15 miliar. Meski begitu, ia memastikan pemotongan anggaran ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Sebaliknya, anggaran yang dihemat itu, akan dialokasikan untuk program prioritas, seperti peningkatan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan,” terangnya sembari menyebutkan jika program layanan kesehatan gratis yang dicetus JGKWL tetap berlanjut di tahun 2025 ini.
Sekadar diketahui, kebijakan pangkasan anggaran perjalanan dinas ini merupakan tindaklanjut atas Inpres No. 1 Tahun 2025.
[ein/kid]






