Manado, KOMENTAR.ID
Bencana yang menyerbu sejumlah wilayah di Kota Manado, akhir pekan kemarin, ikut memberi dampak terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMPN 11 Manado. Diketahui, akibat jebolnya tanggul di samping sekolah serta adanya tanah longsor, membuat KBM belum bisa dilaksanakan.
“Air dari sungai di samping sekolah masuk ke halaman sehingga menggenangi beberapa ruang kelas. Ditambah lagi ada tanah longsor, membuat kita tidak bisa laksanakan KBM,” kata Kepala SMPN 11 Manado, Selasa (31/01/2023).
Meski begitu, ia mengaku sangat bersyukur karena semenjak terjadi bencana, pihaknya mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa dan masyarakat setempat.
“Sampai hari ini orang tua murid bersama masyarakat ikut bahu-membahu melakukan pembersihan di sekolah,” aku Ketua MKKS SMP se-Kota Manado ini.
Ia pun berharap dengan adanya dukungan penuh masyarakat dan orang tua murid, sekolah yang terletak di Kelurahan Sumompo ini akan segera pulih sehingga KBM bisa kembali normal.
“Target kita hari Rabu (1 Februari 2023), KBM sudah bisa dimulai walaupun belum sepenuhnya,” kuncinya.
[***/ein]






