Tahuna, KOMENTAR.ID
Seru lomba Dormas antar kelompok pelayanan dalam rangka memperingati HUT GMIST Patmos Tahuna ke 64, malam ini Sabtu (03/05/2025)
Lomba yang berlangsung di kediaman Diaken Zherly Thungari-Muliawan, diikuti 28 pasangan peserta, disaksikan langsung Ketua MPJ GMIST Patmos Pdt. Leopold Tamalawe MPdk dan Sekretaris MPJ Penatua Marthin Pudihang.
Info yang dirangkum melalui Ketua Panitia HUT GMIST Patmos, Andris Bulanae, pasangan utusan kolom 7 Anton Tiwa – Benyamin Pontolare berhasil meraih juara 1, disusul juara 2 pasangan Guntur Samalang – Ronny Mocodompis utusan kelompok 14 serta juara 3 utusan kolom 8 Rocky Pontolare-Jean Tumuwe dan juara 4 utusan kolom 12 pasangan Siegfried Pagulimang – Sammy Surupandi.
“Permainan Dormas ini sangat populer dikalangan bapak-bapak GMIST Patmos, sehingga ini dilombakan untuk lebih memeriahkan HUT jemaat serta lebih mengakrabkan hubungan antar sesama anggota dan pengurus Pelka Bapak,”ungkap Ketua Panitia, Andris Bulanae.
“Seluruh Kegiatan dalam rangka HUT jemaat diawali ibadah subuh pada hari Kamis 1 Mei 2024 dilanjutkan dengan lomba lari maraton antar kolom. Untuk acara puncak akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 11 Mei mendatang,”tambah Andris.
Terpisah, Ketua MPJ GMIST Patmos Tahuna, Pdt. Leopold Tamalawe MPdk mengatakan, untuk kegiatan HUT Patmos ini mengambil Tema, MĚTAWAKAḼI SU PANGANGIMANG KAHĚNGANG MĚNDAE ASĚKI MASUKU BOU RUATA (Bdk 1 Korintus 15:58) dan Sub Tema : TERUS MEWUJUDKAN PATMOS YANG POSITIF, KRITIS, REALISTIS DAN KREATIF DALAM MENGHADIRKAN DAMAI SEJAHTERA BAGI KELUARGA, MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN DENGAN SEMANGAT MATILANG, MATELENG, MATĚLING SU RARUNGU MĚTATENGKANG
Pendeta Leopold menjelaskan, ada sejumlah lomba dan kegiatan yang mewarnai HUT GMIST Patmos, diantaranya lomba dormas, catur, motor lambat, lari maraton umum 5 dan 10 kilometer, lari antar kolom, lomba CCA, jalan sehat, zumba, ibadah sepekan, fashion show serta ibadah puncak.
“Untuk seluruh kegiatan lomba dan kegiatan lainnya berlangsung selama 10 hari, dan puncaknya pada tanggal 11 Mei sekaligus dengan ibadah syukur,”ujar Pendeta Leopold.
{Verry Bawoleh}






