Tahuna, KOMENTAR.ID
Pelantikkan perdana pejabat Eselon II atau Pejabat Manajerial Pemerintahan Bupati Michael Thungari dan Wabup Tendris Bulahari (TUARI) akhirnya berjalan mulus dan sukses.
Ini sekaligus menandakan transformasi pejabat Eselon III ke Eselon II ditangan Bupati Michael Thungari benar-benar sudah siap dalam mengamankan setiap program kerja, terlebih siap merealisasikan visi misi Sapta Membara menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sangihe.
Pelantikan ini seperti kata Bupati Michael Thungari dalam sambutannya, bukan sekadar agenda seremonial atau langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi serta meningkatkan
kualitas pelayanan publik, tapi untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Karena itu, bentuk sukses dari proses transformasi pejabat eselon II maupun promosi serta rolling jabatan eselon III dan IV yang selama ini tanpa riak-riak berarti, langsung menuai apresiasi banyak kalangan di perbatasan Indonesia-Filipina.
Seperti dalam diskusi ringan yang berlangsung di Taman Kota Tahuna, Jumat (13/02/2026), bentuk apresiasi juga mengharapkan tindak lanjut dan konsistensi ketegasan Bupati Michael Thungari agar kiinerja kabinet pasukan muda TUARI benar-bemar mampu mengeksekusi tugas serta tanggung jawabnya yang diemban.
“Harus diakui sejauh ini promosi maupun rolling jabatan berlangsung mulus dan sesuai yang diharapkan, tinggal menunggu konsistensi dan komitmen ketegasan Pak Bupati Michael Thungari dalam mengevaluasi kinerja pejabat yang lahir ditangan beliau,”ungkap Ketua PPWI Sangihe, Fentje Janis.
Mantan penyidik Polda Sulut ini juga berharap, pejabat managerial serta pejabat non managerial yang lahir diera TUARI mampu menjawab tugas dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan, terlebih jangan hanya bermodal asal bapak senang (ABS) ketika nanti bertugas di lapangan.
Diakhir diskusi, Fentje menyentil penggalan kalimat sambutan pelantikkan oleh Bupati Michael Thungari yang jmembagikan kisah tentang Raja Louis XIV dari Prancis. Ia menceritakan, setiap kali sang raja mengangkat satu orang dalam jabatan, akan ada seratus orang yang kecewa, bahkan, orang yang diangkat pun suatu hari bisa saja berbalik kecewa.
“Contoh kisah Pak Bupati ini semoga saja akan menjadi kisah lanjutan, lebih khusus bagi pejabat yang sudah diangkat bisa saja terdegradasi ketika tidak bekerja maksimal, sebab butuh kerja keras agar periiode lima tahun ini sukses,” kata Fentje.
Diakhir diskusi, unsur akademisi yang juga Tokoh Masyarakat Kelurahan Tidore, Arief Janis turut mengakui langkah nyata Michael yang selama ini sukses menggelar promosi maupun rolling.
Menurut Dosen salah satu perguruan tinggi di Tahuna, meski tergolong Bupati milenial, Michael sukses memanfaatkan setahun awal pemerintahannya dalam menata struktur birokrat.
“Menurut saya langkah nyata promosi maupun rolling di era pak Bupati Michael sudah sesuai koridor. Saat ini sudah sebagian besar pejabat lahir ditangan beliau, sehingga kedepan diharapkan kinerja OPD akan semakin maksimal karena banyak diisi pejabat baru muda potensiall,” ujar Arief. {PeyKID}
.






