Hingga Hari Ketiga, 2 ATM BSG Tahuna Masih Macet, Janji Mamahit Perbaiki Layanan Hanya ‘Lip Servis’

Tahuna, KOMENTAR.ID

Mesin ATM di dua lokasi penting, depan Kantor Bapelitbang Sangihe dan ATM di samping rumah dinas Bank SulutGo (BSG), masih macet hingga memasuki hari ketiga, Kamis pagi (07/08/2025).

Sejumlah nasabah yang hendak melakukan menarikan tunai tidak hanya kecewa, tapi mulai mempertanyakan kinerja Pimcab BSG Tahuna, Fernando Mamahit

“ATM disini kan sangat ramai, dan paling banyak kalangan ASN yang menggunakan, kami banyak kehilangan waktu jika harus mencari ATM BSG lainnya,” ungkap beberapa nasabah yang meminta namanya jangan di publis.

Begitupun ATM lainnya yang berada di samping Rumah Dinas Bank SulutGo kompleks Pintu Air, atau di samping Supermarket Paragon, juga masih bermasalah, padahal ATM Paragon tidak kalah ramai dari pengguna, terutama nasabah yang hendak menarik tunai untuk belanja di Paragon.

Mengenai masalah kedua ATM ini, Branch Manager Bank SulutGo Cabang Tahuna, Fernando Mamahit mengakuinya dan sudah menjelaskan ketika dikonfirmasi wartawan, yakni untuk ATM di Bapelitbang masih ada kendala teknis, mekanik di dispenser error, lagi menununggu teknisi, sedangkan ATM di Paragon jaringan listrik sempat korslet.

Akibat macetnya 2 ATM dimaksud, saat ini ada sekitar Rp 700 san juta tunai juga terjebak macet, tidak bisa tersalur ke nasabah, yakni Rp 300 juta yang berada di ATM depan Bapelitbang dan Rp 400 san juta di ATM samping Rumah Dinas Bank SulutGo.

“Saldo Paragon 400an juta saldo kas, Bapelitbang 300 juta saldo,” kata Fernando.

Sementara itu, sejumlah warga Sangihe mulai mempertanyakan kinerja Branch Manager Bank SulutGo Cabang Tahuna, Fernando Mamahit, sebab dalam sejarah pelayanan BSG Tahuna, baru kali ini masalah ATM sampai memasukki tiga hari.

Warga juga mempertanyakan janji Fernando disalah satu media online beberapa waktu lalu, jika kehadirannya di Sangihe yang menggantikan pimcab sebelumnya karena terkait kasus dugaan penggelapan dana ATM, untuk memperbaiki layanan BSG Tahuna yang sempat terjadi kasus.

“Melihat masalah ATM hingga berlarut-larut, kami mempertanyakan kinerja pak Fernando. Kami minta Bapak Bupati Michael Thungari maupun pihak kantor pusat BSG mengevaluasi kinerja pak Fernando, ini demi kualitas pelayanan BSG di Kepulauan Sangihe,”ujar nasabah yang kecewa.{PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts