Bupati Thungari Bersafari Lebaran Ketupat, Dari Tidore Hingga Tabut Dan Kendahe

Tahuna, KOMENTAR.ID

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Ketua TP PKK, Cherry Thungari-Soeyoenus melakukan Safari Lebaran momentum perayaan Hari Raya Ketupat dan Halalbihalal di Kepulauan Sangihe.

Ikut dalam safari Wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Wakil Ketua TP PKK Agnes Bulahari-Walukouw, serta jajaran Forkopimda dan pejabat teras Kepulauan Sangihe

Rute Safari Ketupat Bupati diawali pada Sabtu (28/03/2027) dari Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, sebuah wilayah kelurahan satu-satunya di Ibukota Sangihe yang berpenduduk mayoritas Islam.

Selanjutnya pada keesokkan hari Minggu (29/03/2026), Bupati Michael Thungari menghadiri Lebaran Ketupat di Kampung Bahu Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) dan Kampung Kendahe II Kecamatan Kendahe.

Ada berbagai kesan yang dirasakan Bupati Michael Thungari pada momentum Lebaran Ketupat kali ini, seperti saat berada di Kelurahan Tidore, Michael mengaku terkesan dengan semarak perayaan, khususnya lomba lampu hias yang membuat suasana Kelurahan Tidore tampak seperti kota besar.

Bahkan saking terpesona, Michael langsumg merogoh kantong pribadinya sebagai bantuan tambahan hadiah lomba lampu hias sebesar Rp10 juta, dan hadiah ini rutin akan diberikan Michael di tahun-tahun mendatang.

Hadiah tersebut diserahkan oleh Ketua TP PKK Cherry Thungari-Soeyoenus kepada panitia dengan rincian: Juara 1 (Rp4 juta), Juara 2 (Rp2 juta), Juara 3 (Rp1,5 juta), dan sisanya untuk juara favorit serta operasional panitia agar dapat langsung dibagikan kepada pemenang.

Hal yang juga indah pada momen Safari Ketupat, yakni nilai kekeluargaan dan kedekatan sang pemimpin dan rakyatnya, terlihat jelas ketika Michael mengunjungi rumah-rumah warga dan bangsal jamuan makan yang siapkan warga, baik di Tidore, Tabut maupun Kendahe.

Kunjungan sambil mencicipi makanan juga dilakukan Wakil Bupati bersama unsur Forkompinda dan jajaran pImpinan OPD.

Selain berkesan, ada pula pesan damai dan silaturahmi yang disampaikan Bupati milenial ini pada Safari Lebaran Ketupat ini, dimana Michael menyampaikan tradisi ketupat memiliki makna mendalam yang menggambarkan persatuan dan kekuatan kebersamaan masyarakat.

“Memang hanya terbuat dari anyaman janur yang sederhana, namun makna Lebaran Ketupat memilki makna yang luar biasa,”ungkap Michael saat menyampaikan sambutan di Masjid At-Taqwa Kampung Kendahe Dua, Kecamatan Kendahe, Minggu (29/03/2026).

“Anyaman itu tidak berdiri sendiri, tetapi saling terkait dan menguatkan hingga menjadi satu bentuk yang utuh. Begitu pula kita semua yang berkumpul di tempat ini saling terkait dan saling menguatkan,”sambungnya.

Pesan yang juga sangat menyentuh, Michael menyebut meskipun masyarakat berasal dari latar belakang yang berbeda, namun momentum Lebaran Ketupat telah memberi ruang untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta membangun kembali hubungan yang mungkin sempat renggang.

“Silaturahmi bukan hanya tentang saling berjabat tangan, tetapi tentang keberanian membuka hati. Bukan sekadar mengucapkan maaf, tetapi juga tekad untuk memperbaiki dan mempertahankan hubungan,”ucap Michael.

“Mari kita jadikan momentum ini bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal dari komitmen baru untuk saling menghargai dan saling mendukung demi masa depan yang lebih baik,”tambahnya.

Sementara itu, dalam petikan pesan saat menghadiri Lebaran Ketupat Kampung Bahu, Michael juga turut melantunkan puisi indah.

“Dari Bahu menuju Tabukan, angin laut berhembus perlahan. Mari torang jaga kebersamaan, hidup rukun dalam keberagaman.”ucap Michael disambut aplaus hadirin. {PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts