Boyong Petinju PON, DBC Manokwari Langsung Tebar Ancaman, Siap Bawa Pulang Medali

Tahuna, KOMENTAR.ID

Tiba di Kepulauan Sangihe dengan KM Saint Merry, Jumat (10/04/2026), Kontingen Sasana Deko Boxing Camp (DBC) Manokwari Papua Barat, langsung menebar ancaman, siap memborong medali di kejuaraan Open Turnamen Tinju Bupati Sangihe Cup yang akan dimulai tanggal 13 April mendatang.

Ancaman Deko Boxing Camp cukup beralasan, sebab menurut Coach Hengky Baransano, didampingi asisten pelatih Paulus Baransano, petinju yang dibawa selain memiliki prestasi dan jam terbang yang tinggi, juga para petinju telah menjalani latihan intensif guna meraih hasil maksimal.

“Yang pasti petinju kami sudah sangat siap bertanding,” tutur Head Coach Hengky Baransano, disela acara tatap muka dengan Bupati Michael Thungari usai para petinju turun dari kapal.

Yang menarik, ketika datang ke Sangihe, di Manokwari saat ini juga sedang berlangsung kejuaraan tinju, namun sasana DBC lebih memilih bertarung pada ajang Tinju Bupati Sangihe Cup.

“Kami sengaja datang ke Sangihe karena ingin menguji kemampuan, sebab di tempat kami Sasana DBC masuk yang terbaik, sehingga kami lebih memiih berhadapan dengan petinju daerah lain yang berpengalaman, sekaligus menambah jam terbang petinju kami”ungkap Coach Deko Boxing Camp, Hengky Baransano.

Hengky juga menuturkan, Deko Boxing Camp sering mewakili Papua Barat dalam berbagai ajang, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Ada beberapa petinju Deko Boxing Camp masuk dalam tim Papua Barat di Ajang PON Medan maupun PON Papua, dan saat ini kami bawa petinju yang sudah punya pengalaman bertanding yang bagus di PON maupun Pra PON,”jelasnya.

Sementara itu, pada kejuaraan ini, Deko Boxing Camp mengutus tujuh petinju yang terdiri dari enam petinju putra dan satu petinju putri. Seluruh atlet tersebut ditargetkan mampu membawa pulang medali.

“Kami punya target semua petinju meraih medali, entah emas atau perak, targetnya ada medali,” kata Hengky

Adapun keikutsertaan Deko Boxing Camp dalam kejuaraan ini menggunakan dana sendiri, sambil berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah Manokwari maupun Pemprov Papua Barat.

“Memang cukup jauh kami dari Papua datang ke Sangihe, kami berharap kedepan ada kepedulian lebih dari Pemerintah Kabupaten Monokoari maupun Provinsi Papua Barat,” ujar Hengky. {PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts