Minut, KOMENTAR.ID
Quick respons alias gerak cepat yang ditampilkan Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune JE Ganda SE, MAP, MSi MM, dalam upaya pemulihan pasca bencana mulai memperlihatkan hasil menggembirakan. Terbukti, tak sampai 2 hari, sejumlah akses yang tadinya terputus akibat banjir, longsor serta pohon tumbang, sudah terhubung kembali.
“Jalan Patokaan-Warisa kini sudah bisa dilalui,” kata Bupati melalui Kepala Dinas Kominfo Minut, Robby Parengkuan SH, Minggu (29/01/2023).
Begitu juga longsor di jalur Kuwil-Maleosan, juga sudah berhasil dibuka, sehingga akses lalulintas sudah mulai normal.
“Wilayah-wilayah yang terendam banjir seperti di Sarawet serta Wori, juga telah ditangani lewat pembangunan posko bencana serta dapur umum,” sebutnya sembari menambahkan, jembatan Minaesa yang nyaris ikut terdampak bencana, sudah ditindaklanjuti Balai Jalan dan Jembata.
Meski begitu, ia juga berharap pemerintah wilayah selalu meng-update informasi. Hal itu bertujuan mengantisipasi kemungkinan warga terdampak bencana yang belum terdata atau ter-cover bantuan.
“Dengan adanya update informasi juga memudahkan kita untuk mengambil kebijakan khususnya dalam hal penyaluran bantuan,” tuturnya.

Sekadar diketahui, selain menetapkan status darurat bencana selama 14 hari, Bupati juga nampak tak kenal lelah menyusuri wilayah-wilayah terdampak bencana.
Adapun wilayah terdampak bencana yakni banjir di 14 desa, masing-masing Paniki Baru, Wusa, Paniki Atas, Patokaan, Winetin, dan Mapanget di Kecamatan Talawaan.

Kemudian Desa Werot, Batu dan Serawet di Kecamatan Likupang Selatan, Desa Termal dan Maliambao di Kecamatan Likupang Barat.
Di Kecamatan Kalawat, desa terdapak yaitu Maumbi, Desa Tetey di Kecamatan Dimembe serta Desa Wori Kecamatan Wori hingga menyebabkan satu jembatan penghubung utama putus.
Sedangkan bencana tanah longsor terjadi di 3 desa, yaitu Desa Kuwil an Desa Watutumou I di Kecamatan Kalawat serta Desa Serei di Kecamatan Likupang Barat.
Bencana selanjutnya, terjadi pohon tumbang dan tiang listrik roboh di sejumlah desa, di antaranya Desa Watutumou II Kecamatan Kalawat, Desa Kokole II Kecamatan Likupang Selatan, Desa Sawangan dan Desa Tanggari di Kecamatan Airmadidi.
[***/ein]






