Dilabeli Perusahaan Penyakitan, Dirut PDAM Minut Mulai Pamer Sejumlah Terobosan

Minut, KOMENTAR.ID

Segudang persoalan yang menggerogoti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)i Minahasa Utara (Minut), membuat perusahaan ini dilabeli penyakitan oleh sejumlah kalangan. Hal ini pun turut diakui Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Minut, Roland Maringka SSos, ketika dikonfirmasi wartawan Komentar.ID ini, Rabu (18/01/2023).

“Sejak saya masuk ke sini dan dipercayakan sebagai direktur, perusahaan ini sudah dikepung masalah. Bahkan, sampai saat ini di mana saya sudah sebelas bulan dipercayakan sebagai direktur, sakitnya tak kunjung sembuh,” kata Maringka, Rabu (18/01/2023).

Meski begitu, ia menegaskan bahwa bukan berarti tidak ada inovasi yang dilakukan PDAM di bawah kepempinannya.

“Paling pertama kita benahi adalah masalah pelayanan. Dan puji Tuhan, meski belum capai kesempurnaan, tapi paling tidak apresiasi dari masyarakat (pelanggan, red) makin sering terdengar,” ungkapnya.

Masih menyangkut peningkatan pelayanan, sambung dia, pihaknya membuat terobosan yakni air 1×24 jam meski belum berlaku secara menyeluruh.

“Ada wilayah-wilayah tertentu yang kita aliri seharian penuh,” ujarnya.

Dirut Roland Maringka melakukan pemantaua sembungan terganngu

Hal lain yang di luar dugaan ditorehkan Maringka cs ialah mampu membatalkan Putusan PN Airmadidi sehubungan dengan gugatan masyarakat terkait Instalasi Pengolahan Air di Desa Batu.

“Sebelumnya kita dua kali kalah di pengadilan (Airmadidi), namun ketika kami (PDAM) bikin upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Manado, kita menang,” sebutnya.

Tak kalah hebat dan menarik ialah langkah membangun kerja sama (MOU) dengan Kejaksaan Negeri Minahasa Utara.

“Ini merupakan yang pertama kalinya terjadi di daerah ini di mana PDAM menggunakan Jaksa Pengacara Negara guna menangani persoalan hukum dan bantuan hukum,” sebutnya sembari menyebutkan jika pihaknya juga telah membangun komunikasi serta koordinasi dengan BPKP Perwakilan Sulut menyangkut tata kelola Perusahaan PDAM.

“Jadi, kita berikan keleluasaan kepada mereka (BPK) untuk melakukan audit perusahaan lewat Kantor Akuntan Publik,” katanya.

Kemudian, dari sisi transparansi anggaran, PDAM Minut merubah sistem pasang baru dan keuangan yang sebelumnya masuk ke Kas Kantor, menjadi masuk ke rekening PDAM di Bank.

“Termasuk juga sistem digitalisasi eksternal, laporan pengaduan dan informasi pasang baru lewat nomor hotline 0859 2236 1970,” bebernya.

Tak kalah inovasi ialah sistem digitalisasi Internal karyawan. “Kalau tahun sebelumnya kita masih pakai kertas, kini sistem absensi sudah menggunakan sistem Google Form,” ungkapnya.

Belum lagi peningkatan jumlah sambungan rumah pelanggan yang awalnya 5.000-an meningkat bertambah menjadi 6.000-an.

Dan tak kalah membanggakan lagi ialah terpilihnya Direktur PDAM Minut Roland Maringka sebagai Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Daerah (PERPAMSI) Sulawesi Utara Periode 2023-2027.

“Ini bukan perkara mudah, tapi itulah yang terjadi saat ini. Walau tak bisa dipungkiri tidak ada gading yang tak retak. Meski begitu, kewajiban perusahaan terhadap karyawan di periode lama tetap akan kita upayakan selesai,” sahutnya saat dikonfirmasi.

Berkaca dari ragam torehan yang dibuat, tidak heran kalau apresiasi masyarakat pun terus mengalir kencang.

“Dirut cerdas dan sangat layak memimpin PDAM,” tulis warga di kolom komentar Facebook.

Namun demikian, Maringka yang dikenal low profile ini menegaskan jika semua ini tak lepas dari support setiap elemen masyarakat.

“Dan tentunya paling utama ialah karena Tuhan,” kuncinya.

[***/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts