Rektor Ajak Seluruh Sivitas Akademika Wujudkan ‘Unsrat Berdampak Bagi Negeri’

Bunyi tetengkoren dibawah pimpinan Rektor Unsrat, Prof Berty Sompie, buka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64 Unsrat Manado, Jumat (3/10/2025). (dok.Unsrat)

Manado, KOMENTAR.ID

Perjalanan enam dekade lebih, tepatnya 64 tahun sejak berdiri pada tahun 1961, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado telah menjelma menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka, bahkan jadi tumpuan di kawasan timur Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Berty Sompie, MEng, IPU ASEAN Eng, saat membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64 Unsrat.

Acara yang mengusung tema “Unsrat Berdampak Bagi Negeri” itu digelar dengan penuh semangat dan rasa syukur di lapangan Unsrat, pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Prof Berty Sompie menegaskan, usia 64 tahun bukanlah waktu yang singkat.

Selama kurun waktu tersebut, Unsrat tak pernah berhenti berkontribusi.

Kampus ini telah sukses mencetak sumber daya manusia unggul, melahirkan pemikiran akademis yang tajam, dan menjadi mitra penting dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Kita patut bersyukur. Berkat kerja keras para pendiri, pimpinan, seluruh sivitas akademika, dan para alumni, Unsrat tetap eksis. Bahkan, kita terus bertransformasi untuk menjawab dinamika dan tantangan zaman,” ungkap Prof Berty Sompie dengan bangga.

Menghadirkan Dampak Nyata

Tema Dies Natalis tahun ini, “Unsrat Berdampak Bagi Negeri,” memiliki makna yang sangat mendalam.

Keberadaan Unsrat, menurut Rektor, bukan hanya untuk sekadar meluluskan mahasiswa, tetapi harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, daerah, dan seluruh Indonesia.

Dampak nyata ini terlihat melalui empat pilar utama kiprah Unsrat:
• Pendidikan: Menghasilkan lulusan yang berintegritas, inovatif, dan adaptif—siap menghadapi dunia kerja yang terus berubah.
• Penelitian: Melakukan riset yang tak hanya menjawab persoalan lokal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi berharga pada isu-isu global.
• Pengabdian kepada Masyarakat: Memperkuat peran Unsrat sebagai universitas kerakyatan yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
• Kerja Sama Strategis: Memperluas kiprah kampus di tingkat nasional dan internasional melalui kolaborasi erat dengan pemerintah, industri, dan berbagai komunitas.

Pembukaan Dies Natalis ke-64 Unsrat Manado.

Komitmen untuk Terus Berbenah

Menyadari tantangan era transformasi digital, disrupsi global, dan isu pembangunan berkelanjutan, Unsrat tak boleh lengah.

Menurutnya, Kampus ini harus terus berbenah.

“Kita wajib menjadi kampus yang inklusif, berdaya saing tinggi, dan berorientasi pada solusi,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga semangat kolaborasi, memperkuat integritas, dan menghasilkan karya nyata yang benar-benar memberikan dampak positif.

“Semoga Dies Natalis ke-64 ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum kebangkitan baru bagi Unsrat untuk melangkah lebih jauh, menatap masa depan dengan penuh semangat,” tutup Rektor, sembari menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini.

“Mari kita jadikan Dies Natalis ke-64 ini sebagai pijakan untuk memperkuat komitmen kita menjadikan Universitas Sam Ratulangi sebagai universitas yang benar-benar berdampak bagi negeri,” pungkasnya.

Dirgahayu Universitas Sam Ratulangi yang ke-64! Unsrat Jaya, Unsrat Berdampak Bagi Negeri! (kim)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts