Kinerja Nol Besar, GM PLN Sulutenggo Cuma Tahu Pencitraan Diri untuk Mengaburkan Pelayanan Terburuk

PLN Sulut Tenggo

Manado, KOMENTAR.ID
Kinerja PLN Sulutenggo mendapat umpatan masyarakat Sulawesi Utara. Pasalnya, pemadaman yang dilakukan hampir 24 jam menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat Sulut yang selama ini hidup dari layanan kelistrikan.

Alasan PLN bawah ada perbaikan transmisi yang rusak dianggap lagu lama karena kejadian ini berulang-ulang setiap tahun.

Sebaliknya, masyarakat marah karena PLN terlalu sibuk membangun pencitraan diri di media untuk mengaburkan kinerja nol besar bahkan buruknya pelayanan.

“Kalau bangun pencitraan luar biasa di media. Hambur-hambur anggaran hanya untuk mengaburkan bobroknya kinerja,” sindir sejumlah warganet di media sosial.

Warga pantas geram karena menurut perbaikan transmisi bukan alasan yang krusial. Warga beralasan situasi Sulut saat ini normal, tidak terjadi force majeure atau bencana alam. Mestinya kata warga, GM PLN Suluttenggo harus terbiasa memitigasi potensi kerusakan jauh-jauh hari kemudian mengantisipasi atau mencari solusi bukan sibuk membangun pencitraan di media sehingga lupa ancaman-ancama kerusakan teknis. Aktivis kota Jefrey Sorongan menilai, PLN sudah terbiasa dengan budaya minta maaf atas kelalaian. Tapi tidak terbiasa mencari terobosan untuk mengantisipasi transmisi yang sering kali rusak.

“Padahal anggaran yang diberi negara ratusan miliar. Masakan di negara yang ada puluhan tahun hidup dari kelistrikan masyarakat masih ditimpa urusan kerusakan teknis. Lalu apa yang dikerjakan tiap hari?,” kritik Sorongan. (Tuan Kamrin)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts