AS Monaco Unggul Statistik di Tengah Perjuangan Montpellier HSC di Liga Eropa

Olahraga, KOMENTAR.ID

Montpellier HSC: Statistik yang Mengkhawatirkan
Montpellier HSC menghadapi musim yang sulit di Liga Eropa. Tim ini hanya berhasil mencetak 16 gol dan kebobolan sebanyak 42 gol, menghasilkan selisih gol -26. Dengan rata-rata 2,47 gol kebobolan per pertandingan dan belum mencatatkan clean sheet, mereka berada di posisi yang sulit.

Secara statistik, Montpellier memiliki angka expected goals (xG) sebesar 19,3 dan expected goals against (xGA) sebesar 34,6. Tim ini telah menerima 93 tembakan tepat sasaran (SoT) dari lawan, dengan hanya 54,8% penyelamatan yang berhasil dari total 53 penyelamatan sepanjang musim. Disiplin pemain juga menjadi perhatian, dengan 53 kartu kuning dan 6 kartu merah yang diterima. Saat ini, Montpellier hanya meraih 0,53 poin per pertandingan, mengumpulkan total 9 poin, serta menduduki peringkat ke-91 di Eropa dengan 9 assist.

Kiper Benjamin Lecomte menjadi andalan di bawah mistar Montpellier. Sepanjang kariernya, Lecomte mencatatkan 949 penyelamatan dalam 318 pertandingan sebagai starter. Dengan rata-rata kebobolan 1,32 gol per 90 menit dan persentase penyelamatan sebesar 69,6%, ia telah mencatatkan 87 clean sheet. Namun, musim ini tantangan besar terus menghadangnya.

AS Monaco: Tim Solid dengan Statistik yang Menjanjikan
Di sisi lain, AS Monaco tampil lebih solid. Dengan 28 gol yang dicetak dan expected goals sebesar 35,1, mereka memiliki selisih gol positif +10. Monaco rata-rata meraih 1,8 poin per pertandingan dengan 22 assist sepanjang musim. Mereka juga mencatatkan clean sheet sebanyak 6 kali (35,3% dari total pertandingan) dan hanya kebobolan 18 gol, membuat mereka berada di peringkat ke-14 untuk jumlah gol yang diterima.

Kiper Philipp Kohn menjadi pilar di pertahanan Monaco. Dalam 32 pertandingan sebagai starter, Kohn mencatatkan 88 penyelamatan dengan persentase penyelamatan sebesar 67,7%. Ia rata-rata kebobolan 1,31 gol per 90 menit dan telah mencatatkan 9 clean sheet.

Pemain Kunci di Lapangan
Montpellier memiliki Arnaud Nordin sebagai salah satu pemain yang dapat diandalkan. Penyerang asal Prancis ini telah mencetak 39 gol dan memberikan 19 assist dalam 13.323 menit kariernya. Dengan rata-rata 0,26 gol per 90 menit, ia menjadi sosok penting di lini serang Montpellier.

Sementara itu, AS Monaco memiliki Eliesse Ben Seghir sebagai ancaman nyata bagi lawan. Gelandang asal Maroko ini telah mencetak 8 gol dalam 1.660 menit kariernya. Dengan rata-rata 0,37 gol per 90 menit dan 4 assist, ia menjadi pemain kunci dalam strategi serangan Monaco.

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts