Seleksi Sekda Sangihe ‘Panas’ Pasandaran Vs Izaak, Montang Kuda Hitam

Handry Pasandaran, Femmy Montang, Ronald Izaak

Tahuna, KOMENTAR.ID

Seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulaun Sangihe telah memasuki tahap asesmen seleksi terbuka yang dibuka Wakil Bupati Tendris Bulahari, Selasa (27/10/2026)

Namun meski baru diawal seleksi, persaingan untuk menjadi motor penggerak daerah justru telah ‘memanas’ sejak jabatan Sekda Sangihe lowong dan untuk sementara dijabat Asisten I Yohanis Pilat.

Dua pejabat potensial, Handry Pasandaran yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Sangihe dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Ronald Izaak, disebut-sebut sebagai kandidat yang bakal bersaing ketat.

Bahkan untuk saat ini, baik Ronald maupun Handry juga telah memiliki pendukung masing-masing di kalangan ASN, termasuk telah terjadi kubu-kubuan yang siap mensuport keduanya.

Dimata kalangan ASN Sangihe maupun pihak eksternal, sulit memprediksi siapa yang akan menang dari persaingan Handry Vs Ronald, sebab keduanya selain dikenal sebagai pejabat yang cerdas dan memiliki peran penting dilingkup Pemkab Sangihe, konon juga masuk dalam lingkaran pejabat yang memiliki chemistry dengan Bupati Michael Thungari.

“Memang untuk saat ini persaingan Sekda terfokus pada dua pejabat, Pak Handry Pasandaran dan Pak Ronald Izaak. Kami pun sulit memprediksi siapa yang unggul nanti,” ungkap Pemerhati Politik dan Pemerntahan Sangihe, Montesqy Kawuka saat diiskusi ringan di Taman Kota Tayhuna.

Namun begitu, ditengah persaingan ‘panas’ Ronald Vs Handry, tiba-tiba muncul satu kandidat lagi yang digadang-gadang bakal menjadi kuda hitam sekaligus mewakili gender, Femmy Montang.

Femmy terakomodir calon sekda berdasarkan ketentuan seleksi yang memakai sistim managemen talenta.

Femmy bahkan menurut Founder Lintas Utara Institute, Ronny Paulus Serang, bukan tak mungkin bakal jadi pilihan alternatif sekaligus juga dapat menjadi poros tengah untuk meredam opini panas yang telah tercipta ditengah persaingan Handry Vs Ronald.

Ronny juga menyebut track record atau rekam jejak Femmy dalam menempati posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama masih unggul dari Handry dan Ronald, sehingga sangat beralasan jika pada seleksi Sekda Sangihe kali ini Femmy dijadikan kuda hitam.

“Kita lihat saja kalau Ibu Femmy mendapat standar nilai terbaik, bisa saja ini jadi pilihan alternatif Pak Bupati, selain Pak Ronald dan Pak Handry,” ujar wartawan senior perbatasan ini. {PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts