Tahuna, KOMENTAR.ID
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lakukan Penanaman Mangrove di Teluk Talengen, Senin (27/06/2027).
Kegiatan ini bagian dari memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026. yang dipusatkan di Teluk Desa Bahari, Kampung Talengen, Kecamatan Tabukan Tengah.
Bupati Michael Thungari mengatakaan, sebagai daerah kepulauan, Sangihe memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap ekosistim laut.
“Seperti mangrove ini selain berfungsi sebagai pelindung kawasan pesisir, juga memiliki peran penting dalam menopang keberlanjutan ekonomi masyarakat,” ungkap Michael.
“Jagalah mangrove sebagai benteng alami yang melindungi kampung-kampung kita dari gelombang, menahan abrasi, serta menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis ikan, kepiting, dan biota laut yang menopang kehidupan para nelayan,”sambungnya.
Dikesempatan itu Michael mengimbau masyarakat wajib melestarikan lingkungan dengan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, sebab keberhasilan program penanaman sangat ditentukan oleh perawatan, perlindungan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga tanaman mangrove dari penebangan liar dan pencemaran sampah.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Christin Makagansa, mengatakan keberlanjutan kawasan mangrove membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Sangat diharapkan semua unsur masyarakat dapat menjaga kelanjutan mangrove agar bertumbuh dengan baik dan menjadi benteng utama pelestarian pantai di Teluk Talengen. Apalagi mangrove merupakan habitat penting bagi biota laut seperti ikan dan kepiting,”kata Christin.
Mantan Camat Tabukan Selatan Tenggara ini mengajak masyarakat pesisir, khususnya warga Kampung Talengen bersama-sama melindungi mangrove dari berbagai ancaman kerusakan serta melakukan reboisasi di sejumlah titik pesisir yang mengalami kondisi kritis.
“Dalam kegiatan ini ada 200 bibit mangrove yang difokuskan untuk ditanam di wilayah Teluk Kampung Talengen,”terang Christin.
Wanita energik ini berharap penanaman mangrove menjadi langkah awal dari gerakan pelestarian pesisir yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Lewat kolaborasi pemerintah dan masyarakat, kawasan pesisir dipastikan tetap terjaga sebagai benteng alami sekaligus habitat penting bagi berbagai biota laut,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sangihe Denny Roy Tampi, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP.; Kepala Dinkes dr. Handri Pasandaran, M.E.; Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Julien Manangkalangi, S.Pd.; Kadis Perhubungan Drs. Dekky Surudani, Kabag Ren Polres Sangihe AKP Juknais Katiandagho, Kapolsek Tabukan Tengah Jefri Mandagi, Camat Tabukan Tengah Misye Mutahang, Kapitalaung Kampung Talengen Yusak Makasehe.(PeyKID)






