Manado, KOMENTAR.ID
Gelombang empati terus mengalir bagi Panti Werdha Yayasan Persaudaraan Kristen Damai (YPKD) Ranomuut pascamusibah kebakaran yang menghanguskan bangunan panti tersebut. Salah satu bantuan datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus. Mewakili gubernur, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay menyerahkan bantuan secara simbolis sebesar Rp250 juta untuk mendukung pemulihan Panti Werdha Damai Ranomuut, Manado.
Kepedulian serupa juga ditunjukkan oleh tokoh nasional sekaligus adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo. Hashim menyalurkan bantuan sebesar Rp250 juta guna membantu para lansia dan pengelola panti bangkit dari dampak musibah tersebut. Kepala Panti Werdha Damai Ranomuut, Olva Sumual, mengatakan bahwa proses penyaluran bantuan berlangsung cepat setelah dirinya dihubungi langsung oleh staf Hashim.
“Saya dihubungi seorang staf Bapak Hashim yang langsung menanyakan nomor rekening panti untuk penyaluran bantuan, dan segera kami berikan,” ujar Olva.
Olva menjelaskan, pada awalnya bantuan tersebut direncanakan untuk membantu biaya pemakaman para lansia yang menjadi korban kebakaran. Namun, karena seluruh biaya pemakaman telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Manado atas instruksi Wali Kota Andrei Angouw, peruntukan dana tersebut kemudian dialihkan.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Hashim Djojohadikusumo, disepakati bahwa dana Rp250 juta tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk membantu pembangunan kembali gedung panti yang rusak berat akibat kebakaran. “Kami sudah mengomunikasikan hal tersebut kepada staf Bapak Hashim dan disetujui agar dana digunakan untuk pembangunan kembali panti,” tambah Olva.
Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diterima dikelola secara transparan melalui rekening resmi panti sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para donatur. “Terima kasih kepada Pemprov Sulut, Pemkot Manado, serta Bapak Hashim atas empati dan bantuan yang diberikan bagi Panti Werdha kami. Tuhan memberkati semua yang telah tulus membantu,” ucapnya.
Sambil menunggu proses pembangunan kembali rampung, pihak yayasan telah mengontrak sebuah rumah sementara yang saat ini digunakan sebagai hunian bagi sekitar 20 lansia agar mereka tetap memperoleh perawatan dan tempat tinggal yang layak.
[***]






