
Tahuna, KOMENTAR.ID
Denny Roy Tampi (DRT) terpilih Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe periode 2025-2030, sekaligus dilantik pada Selasa (23/12/2025). di Hotel Yama Ballroom, Tondano.
Terpilihnya DRT sebagai ketua, Erlando Silangen sebagai Sekretaris dan Demsy Sumendap sebagai bendahara, sebetulnya tidak mengejutkan, sebab isu trio Ketua Sekretaris Bendahara (KSB) ini sudah sangat santer beredar di Sangihe jauh sebelum Konfercab digelar.
Namun yang pasti, ketika DRT kini menahkodai PDIP Sangihe, sontak langsung membuat konstelasi politik di kawasan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipiina ini ikut berubah drastis.
Ada isu menarik yang mencuat ketika DRT menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe, yakni bakal membuka terjadinya peluang ‘perang’ saudara pada Pilkada Sangihe berikut, dimana DRT dikabarkan akan maju Calon Bupati, padahal Bupati Sangihe saat ini Michael Thungari (MT) kader Partai Nasdem, adalah saudara sepupu DRT, yang dikabarkan juga bakal kembali maju sekaligus diharapkan mampu meredam mitos Bupati Sangihe dua periode yang belum mampu terpecahkan.
“Ketika menjadi ketua DPC, Pak Denny justru siap maju Bupati di Pilkada berikut,”ungkap salah petinggi PDIP Sangihe saat diskusi ringan di Taman Kota Tahuna belum lama ini.
“Iya, saya juga dengar Pak Denny sudah siap finansial untuk maju di Pilkada,” sambung sumber lain yang juga orang dekat DRT.
Terlepas isu DRT ini benar atau tidak, pastinya PDI Perjuangan Sangihe dari jauh hari sudah punya kader yang siap bertarung, apalagi Pilkada serentak berikut konon akan digelar pada tahun 2031, disementara itu masa jabatan Bupati Sangihe hanya sampai 2030, dalam artian, ada waktu jedah satu tahun Sangihe dipimpin Penjabat Bupati, hal ini sekaligus membuka peluang bagi PDIP untuk membalas kekalahan beruntun di Pilkada Sangihe, termasuk membalas kekalahan tragis pasangan Rinny Tamuntuan-Mario Seliang atas pasangan Michael Thungari-Tendris Bulahari.
Sementara itu, Pemerhati Politik Sangihe, Montesky Kawuka mengatakan, soal pertarungan sesama saudara sepupu di Pilkada Sangihe bukan hal yang baru, sebab pada beberapa Pilkada Sangihe sebelumnya juga pernah bertarung sesama saudara sepupu.
Bahkan menurut pria yang akrab disapa Isky, jika benar di Pilkada terjadi pertarungan DRT vs MT, justru akan lebih menarik dalam sejarah Pilkada Sangihe, apalagi PDIP dan Nasdem adalah sama-sama parpol pemenang di Sangihe, PDIP pemenang Pileg sedangkan Nasdem pemenang Pilkada.
“Kalau pun terjad duel sedarah DRT vs MT di Pilkada berikut, ini hanya pengulangan saja, namun akan lebih menarik, karena PDIP pasti akan menargetkan kemenangan setelah dua kali beruntun kalah, disisi lain, Nasdem lewat MT yang dijagokan mampu memecahkan mitos, ditambah usianya yang sangat muda, tentunya tidak mudah dikalahkan,”ujar Montesky. {PeyKID}






